5 Cara Alternatif Atasi Sakit Tenggorokan

Kompas.com - 01/02/2012, 10:12 WIB

KOMPAS.com - Jika tenggorokan terasa kering, bengkak dan sakit saat menelan, mungkin Anda sedang mengalami radang tenggorokan. Sakit atau radang tenggorokan paling sering disebabkan oleh infeksi virus seperti pilek atau flu.

Sakit tenggorokan biasanya akan sembuh dengan sendiri, meski pada beberapa kasus ada yang berkembang menjadi serius. Namun Anda tidak perlu cemas. Ada beberapa cara pengobatan sederhana yang mungkin bisa Anda coba lakukan di rumah, seperti dikutip Healthcastle berikut ini:

1. Minum madu

Madu dipercaya dapat menyembuhkan sakit tenggorokan, meski sampai saat para ahli belum sepenuhnya memahami cara kerja dari makanan ini. Namun yang pasti, madu mampu menghambat pertumbuhan bakteri yang resisten terhadap antibiotik. Cara penggunaannya: campurkan 1-2 sendok makan madu ke dalam secangkir air panas.
 
2. Berkumur dengan air garam

Berkumur dengan air garam dapat mengurangi radang pada tenggorokan. Kenapa? Karena garam dapat menarik air keluar dari membran sel, sehingga cukup efektif mengurangi bengkak dan peradangan akibat sakit tenggorokan. Cara menggunakannya: tambahkan setengah sampai satu sendok teh garam untuk secangkir air hangat, dan berkumur dengan air campuran ini setidaknya sekali setiap jam.

3. Teh hijau

Sebuah riset menunjukkan bahwa peserta penelitian yang menggunakan ekstrak teh hijau mengalami peningkatan respon imunitas karena mereka dapat mengeluarkan hormon interferon, yang mampu melawan virus. Untuk hasil yang lebih baik, Anda dapat menambahkan madu ke dalam secangkir teh hijau.
 
4. Cuka sari apel

Meski tidak bisa menemukan bukti ilmiah tentang cara kerjanya, tetapi banyak orang mempercayai khasiatnya. Cara menggunakan: Campurkan satu sendok makan cuka sari apel dalam secangkir air hangat, kemudian dikumur dan telan.

5. Pertimbangkan mengonsumsi vitamin D

Sebuah riset pada 2007 menemukan bahwa orang yang mengonsumsi suplemen Vitamin D setiap hari tiga peluangnya lebih kecil mengalami gejala pilek dan flu. Dengan kata lain, jika Anda mengonsumsi vitamin ini, maka daya tahan tubuh akan membaik dan gejala sakit tenggorokan berkurang.

Perlu diingat, semua cara di atas sebaiknya dilakukan sebelum sakit tengorokan Anda parah.  Bila sakit tak kunjung membaik dalam tiga hari, saatnya bagi Anda untuk berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau