Siam Cement Ambil Alih Boral Indonesia

Kompas.com - 01/02/2012, 14:57 WIB

BANGKOK, KOMPAS.com - Siam Cement Group, konglomerasi bahan bangunan asal Thailand kembali melakukan ekspansi di Indonesia. Perusahaan milik kerajaan Thailand ini membeli perusahaan semen asal Australia, PT Boral Indonesia senilai 135 juta dollar AS.

Situs foxbusiness.com melansir, rencana Siam Cement Group tersebut sudah disampaikan di Bursa Efek Thailand hari ini (1/2/2012). Siam Cement Group menyatakan, akan menyelesaikan transaksi pembelian Boral Indonesia sebelum bulan Juni nanti.

Boral Indonesia merupakan pabrik semen milik Boral Ltd yang beroperasi dengan kapasitas produksi 2,2 juta meter kubik. Perusahaan ini memiliki cadangan batu kapur cukup besar di Indonesia.

Pihak Boral Ltd mengatakan, akan memakai uang penjualan untuk mengurangi beban utang perusahaannya. "Penjualan dari bisnis konstruksi di Indonesia sesuai dengan strategi kami kembali menyelaraskan portofolio," kata Mark Selway, Direktur Eksekutif Boral dalam sebuah pernyataan yang dikutip finance.ninemsn.com.au.

Sementara itu, David Leitch, analis dari UBS menilai, penjualan Boral itu tercapai dengan nilai harga yang sepadan. "Kami pikir itu nilai yang baik, karena tahun ini kondisi memburuk, " Prediksi Leitch. Ia menambahkan, penjualan tidak akan berdampak besar pada keuntungan Boral di periode mendatang. (Asnil Bambani Amr/Kontan)

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau