Kredit mikro

Suku Bunga Kredit Mikro 20-22 Persen

Kompas.com - 01/02/2012, 22:18 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Sekitar 3 hingga 4 tahun lalu, suku bunga kredit mikro bisa mencapai 36 persen. Namun saat ini sudah turun hingga kisaran 20-22 persen.

Direktur PT Bank Bukopin Tbk, Tri Joko Prihanto, mengemukakan hal itu di Jakarta, Rabu (1/2/2012).

Joko beralasan, banyaknya sumber daya manusia yang diperlukan untuk menggarap pasar kredit mikro, membuat biaya operasional menjadi tinggi. Akibatnya, suku bunga juga cukup tinggi.

Dibandingkan dengan suku bunga rata-rata kredit korporasi yang pernah disampaikan Deputi Gubernur Bank Indonesia, Halim Alamsyah, beberapa waktu lalu, suku bunga kredit mikro memang relatif tinggi. Suku bunga kredit korporasi bisa berada pada kisaran 10-12 persen.

Joko memaparkan, dari total kredit yang dibukukan Bank Bukopin sebesar Rp 38 triliun, sekitar 60 persennya berupa kredit usaha kecil menengah (UKM) dan mikro.

Khusus Rp 2,5 triliun di antaranya berupa kredit mikro, yang disalurkan secara langsung maupun melalui channeling dengan bank perkreditan rakyat dan koperasi.

"Dari channeling itu, kami dapat bunganya sekitar 4 persen. Di lapangan, kredit melalui BPR dan koperasi itu jatuhnya suku bunga sekitar 20-24 persen," kata Joko.

Beberapa waktu lalu, Gubernur BI Darmin Nasution mengemukakan, suku bunga kredit mikro tak bisa turun sendiri. Perlu campur tangan pemerintah daerah dalam memberikan jaminan kredit.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau