Kependudukan

E-KTP Belum Bisa Didistribusikan

Kompas.com - 01/02/2012, 23:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pertanyaan dari penerapan KTP elektronik (e-KTP) selama ini adalah waktu cetak dan pendistribusian pada warga yang telah melakukan rekam data ulang, baik di kantor kelurahan maupun di kecamatan. Menanggapi hal itu, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menjelaskan, pencetakan e-KTP sudah dimulai sejak akhir 2011 lalu.

Juru Bicara Kemendagri, Raydonnyzar Moenoek, mengatakan bahwa rencana pendistribusian e-KTP akan dilakukan serentak. Atau, paling tidak, lanjut dia, menunggu proses rekam data ulang seluruh warga di suatu daerah selesai terlebih dahulu.

"Pembagiannya nanti. Dikhawatirkan akan mengganggu proses rekam data ulang warga," kata Donny, sapaan akrab Raydonnyzar Moenoek, di Jakarta, Rabu (1/2/2012).

Untuk target perekaman data ulang, pihaknya telah memperpanjang tenggat waktu hingga 30 April 2012. Hal ini sesuai dengan permohonan dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta lantaran target rekam data ulang sebanyak 7,5 juta warga tidak tercapai. Namun, untuk masalah perangkat alat e-KTP, pihaknya tetap akan melakukan penarikan terhadap 531 dari 619 perangkat e-KTP yang tersebar di 267 kelurahan di Jakarta.

Namun demikian, penarikan tidak dilakukan dalam waktu dekat. Penarikan ini dilakukan mengingat sebanyak 531 perangkat tambahan yang kini digunakan kelurahan di DKI Jakarta merupakan pinjaman yang akan ditarik dan diedarkan ke kabupaten/kota lain yang mengikuti proses perekaman e-KTP tahap dua.

"Harusnya kan sampai 30 November. Tapi, karena banyak masalah saat penyediaan alat, jadwalnya diundurkan hingga 30 April," kata Donny.

Mengenai target e-KTP DKI Jakarta, ia merasa optimistis, pada 30 April sebanyak 7,5 juta warga DKI Jakarta sudah terlayani perekaman data ulang untuk e-KTP. Saat ini saja, sudah lebih dari lima juta warga yang melakukan pendataan ulang untuk keperluan e-KTP.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau