Selalu Positif, Kunci Kecantikan Sandra Dewi

Kompas.com - 03/02/2012, 11:16 WIB

KOMPAS.com - Kulit Sandra Dewi yang bersih dan putih ternyata bukan semata karena garis keturunan. Karena meski memiliki garis keturunan Tionghoa yang cenderung berkulit putih, Sandra mengaku bahwa ia juga rajin memperhatikan kesehatan kulitnya. "Kita harus tahu kebutuhan kulit kita terlebih dulu, baru memberikan penanganan yang tepat," katanya kepada Kompas Female, dalam acara New Pond's Age Miracle & Pond's Flawless White Beauty Disccussion di Hotel Hilton, Bandung, Jawa Barat, Kamis (2/1/2012) lalu.

Yang tidak banyak diketahui orang, kulit wajah Sandra sebenarnya memiliki tipe berminyak, sehingga ia sering mengalami masalah seperti jerawat atau kulit belang akibat cuaca yang panas. Jerawat biasanya ia alami menjelang menstruasi. Meskipun begitu, ia tetap berusaha merawat untuk menghindari semakin parahnya kondisi jerawat tersebut. Caranya dengan tidak mengaplikasikan make-up yang terlalu tebal. "Aku jarang banget pakai make-up kecuali kalau ada acara," tambahnya.

Untuk mengurangi kadar minyak pada wajahnya, perempuan kelahiran Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung, 28 tahun lalu ini juga rajin mencuci wajah tiga sampai empat kali dalam sehari. Namun karena pengaruh kulitnya yang berminyak, ia mengaku sedikit enggan menggunakan alas bedak sebelum memakai make-up. "Biar praktis sesudah cuci muka tidak perlu mengoles foundation lagi, takutnya nanti malah kulit akan terasa tidak nyaman dan tebal," tukas Sandra. Maka untuk riasan wajah sehari-hari, ia hanya menggunakan krim pemutih dan bedak tabur agar kulitnya terlihat ringan dan bercahaya.

Ia mengaku sangat percaya bahwa kekuatan mindset atau pola pikir bisa memancarkan inner beauty. Sampai saat ini, ia selalu menanamkan afirmasi dalam dirinya bahwa ia seorang yang cantik, dan berusaha selalu tersenyum pada semua orang. Kebiasaan ini akan membantu kita untuk selalu terlihat lebih cantik, serta menimbulkan kekuatan positif dan kepercayaan diri yang tinggi. "Jangan lupa, agar cantik dan berkulit sehat, jaga gaya hidup sehat dengan banyak makan sayur dan buah serta lakukan banyak hal yang membuat hati kita bahagia, misalnya jalan-jalan. Ini juga berpengaruh pada kecantikan, lho," pungkasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau