Fengsui

Bisnis Berelemen Air Bakal Banyak Rintangan?

Kompas.com - 03/02/2012, 11:20 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Praktisi fengsui, Linda Kho, mengemukakan, bisnis yang berelemen air, yakni transportasi, pariwisata, distribusi, telekomunikasi, air mineral, dan cat, akan mendapat tantangan pada tahun 2012 ini atau tahun naga air menurut kalender China. "Ini kan kita bicara relativitas. Ini secara relatif kalau dibanding tahun sebelumnya, tahun 2011 ini relatif berat persaingannya (di bisnis yang berelemen air)," sebut Linda kepada Kompas.com, di Jakarta, Kamis (2/2/2012).

Namun, Linda menekankan, bukan berarti bisnis dalam elemen air ini tidak berprospek sama sekali. Tetap ada peluangnya bagi masyarakat yang ingin berbisnis, tetapi lebih berat tantangan yang harus dihadapi. Tidak seperti bisnis berelemen tanah (properti, asuransi, perbankan, dan pertambangan), yang masih bisa berprospek pada semester I-2012 ataupun bisnis berelemen kayu (meubel kayu, percetakan, pabrik kertas, hingga perkebunan) yang cerah di semester II, bisnis elemen air ini justru kurang baik kondisinya untuk kedua semester di tahun ini. "Dua-duanya (semester) kurang bagus," tambah dia.

Tetapi, Linda yang juga dosen ekonomi di Universitas Kristen Satya Wacana mengingatkan, pengamatan bisnis ala metafisika China (fengsui) ini tetap harus dikombinasikan dengan ilmu ekonomi yang riil. "Misalnya (bisnis) yang terkait kebutuhan dasar, kayak air minum dalam kemasan, ya sampai kapan pun dia pasti growth-nya tinggi. Tapi kadang-kadang kalau kita lihat growth-nya kurang bagus dari tahun sebelumnya. Tetapi, kalau ditanya prospek? Ya tetap punya prospek dong, kan kebutuhan dasar," pungkasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau