Pamekasan

Intai Polisi dari Atas Pohon, 4 Penjudi Tetap Tertangkap

Kompas.com - 03/02/2012, 16:19 WIB

PAMEKASAN, KOMPAS.com - Cerdik juga upaya yang dilakukan oleh gerombolan pejudi di Dusun Ger Dejeh, Desa Konang, Kecamatan Galis, Pamekasan, Madura, Jawa Timur. Untuk menghidar dari penangkapan Polisi, pejudi memasang pos pengintai di atas pepohonan. Sehingga, saat polisi datang, dari kejauhan sudah terlihat, dan kegiatan judi langsung dibubarkan.

Namun, kali ini upaya polisi yang sedang mujur. Hujan deras yang terjadi sejak Jumat (3/2/2011) pagi, tidak menyurutkan anggota Reseres dan Kriminal Polsek Galis, Pamekasan, untuk menggerebeg kegiatan judi di daerah itu. Sebelumnya, upaya polisi berkali-kali gagal.

Empat orang langsung diamankan, lengkap dengan barang buktinya. Keempat tersangka masing-masing, Matrawi (50), Masudi (30), Muzanni (40), ketiganya warga Desa Konang, dan Sahiruddin (35), warga Desa Bangkes, Kecamatan Kadur.

Kepala Polsek Galis, AKP Duduk Hariyanto menjelaskan, saat penangkapan, pengintai yang biasanya nongkrong di atas pohon untuk menginformasikan kedatangan petugas sedang tidak ada, akibat hujan deras. "Pengintainya takut kehujanan dan khawatir handphone untuk komunikasi dengan pejudi basah," kata Duduk Haryanto.

Ditambahkan Duduk, dua bulan lamanya tempat yang dijadikan lokasi perjudian selalu luput dari sergapan polisi. Operasi kali ini pun dilakukan dengan sangat rahasia. "Kali ini, keempat tersangka langsung kaget ketika anggota polisi berada di samping mereka untuk melakukan penangkapan," tambah Duduk.

Keempatnya digelandang ke Mapolsek Galis untuk menjalani pemeriksaan. Sejumlah barang bukti berupa, satu set kartu remi, uang Rp 470 ribu, sebuah batu tegel, alas tikar dan tiga ponsel milik tersangka, turut disita. Keempatnya dijerat Pasal 303 KUHP tentang Perjudian, dengan ancaman 10 tahun penjara.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau