KPSI Adakan Kongres Tahunan Hari ini dan Besok

Kompas.com - 05/02/2012, 09:19 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI) mengadakan kongres tahunan, di Jakarta, 5-6 Februari 2012. Kongres ini diadakan sebagai prasyarat untuk KPSI mengadakan Kongres Luar Biasa yang agendanya memilih anggota Komite Eksekutif yang baru.

"Agenda utamanya ada 2, yaitu memilih Komite Pemilihan dan Komite Banding Pemilihan untuk Kongres Luar Biasa 20 Maret nanti. Kami sudah menyiapkan sejak seminggu lalu Kongres Tahunan ini," ujar Ketua KPSI, Tony Apriliani, kepada wartawan.

Tony mengungkapkan, pihaknya sudah mengirimkan undangan ke seluruh anggota pemilik suara yang tercatat di Kongres Solo. Yang diundang adalah ketua dan sekretaris klub atau pengurus provinsi.

Selain itu, Sekretaris Jenderal KPSI, Hinca Pandjaitan, mengungkapkan ada kemungkinan agenda tambahan dalam kongres nanti. Yaitu pembahasan soal boleh tidaknya pemain Indonesia Super League bermain membela timnas Indonesia. Hal ini tak lepas dari bolehnya Persipura bermain di Liga Champions Asia (LCA).

"Mungkin saja kami akan membahas soal itu (pemain ISL ke timnas). Jika Persipura, yang notabene bermain di ISL, bisa bermain di LCA yang merupakan level internasional. Jadi kenapa pemain ISL tidak boleh membela timnas?" kata Hinca.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau