Langkah Romney Makin Mulus

Kompas.com - 06/02/2012, 04:03 WIB

LAS VEGAS, SABTU - Langkah Mitt Romney menjadi calon resmi presiden AS dari Partai Republik makin mulus setelah ia memenangi Kaukus Nevada, Sabtu (4/2) malam. Faktor ekonomi dan kepercayaan agama membantu kemenangan itu.

Penghitungan suara sementara menunjukkan Romney memimpin dengan meraih 42,6 suara para peserta Kaukus Nevada. Mantan Ketua DPR AS Newt Gingrich berada di tempat kedua dengan 28 persen suara, disusul anggota DPR AS dari Texas, Ron Paul (18,5 persen), dan mantan senator dari Pennsylvania, Rick Santorum (13 persen).

Faktor kesulitan ekonomi dan kepercayaan agama mayoritas warga Nevada diduga membantu Romney meraih kemenangan. Tingkat pengangguran di negara bagian tersebut mencapai 12,6 persen pada Desember 2011 atau tertinggi dibandingkan dengan semua negara bagian di AS.

Banyak warga Nevada juga menganut kepercayaan Mormon atau sama dengan kepercayaan yang dianut Romney.

Ini adalah kemenangan ketiga Romney dalam putaran pemilihan pendahuluan di lima negara bagian pertama di AS. Pada pemilihan pendahuluan (primary) di Florida, pekan lalu, Romney juga meraih kemenangan besar.

Langkah Romney makin lancar setelah para tokoh konservatif mulai memberikan dukungan secara terbuka kepadanya. Terakhir, jutawan nyentrik Donald Trump menyatakan dukungan kepada mantan gubernur Massachusetts tersebut.

Dengan semua dukungan dan kemenangan ini, Romney pun merasa optimistis dia yang akan terpilih sebagai capres Partai Republik untuk menantang Barack Obama dari Partai Demokrat dalam pemilihan presiden AS, 6 November.

Dalam pidato kemenangannya di Las Vegas, Nevada, Romney sama sekali tak menyebut satu pun pesaingnya sesama kandidat capres Partai Republik sebagai tanda ia tak lagi menganggap mereka sebagai lawan penting. Alih-alih, Romney meningkatkan serangan kepada Presiden Obama.

”Berbagai kebijakan salah arah presiden (Obama) ini membuat masa-masa sulit ini berlangsung lebih lama. Amerika butuh seorang presiden yang bisa memperbaiki ekonomi karena dia paham soal ekonomi. Saya paham soal ekonomi dan saya akan memperbaiki ekonomi AS,” ujar Romney.

Tak akan mundur

Namun, tak satu pun dari tiga kandidat lain menyatakan akan mundur dari persaingan. Gingrich menegaskan akan terus melanjutkan kampanyenya sampai capres Republik diputuskan dalam Konvensi Partai Republik di Tampa, Florida, 27 Agustus nanti. ”Kami akan melanjutkan kampanye sampai ke Tampa,” ujarnya.

Gingrich berharap akan meraih kemenangan besar begitu rangkaian proses pendahuluan bergeser ke negara-negara bagian di wilayah selatan AS setelah bulan Maret. Ia bahkan optimistis, April nanti perolehan delegasinya akan menyamai Romney.

Seorang kandidat capres harus mendapatkan dukungan dari sedikitnya 1.144 delegasi Partai Republik dalam konvensi partai nanti untuk lolos menjadi capres. Romney saat ini sudah mengumpulkan 95 delegasi, disusul Gingrich (30), Paul (13), dan Santorum (10). Di Nevada, mereka memperebutkan 28 delegasi.

(AFP/AP/Reuters/DHF)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau