Kebakaran

Ijazah Kalapas Pun Ikut Terbakar

Kompas.com - 06/02/2012, 15:10 WIB

KOTABUMI, KOMPAS.com - Kebakaran yang terjadi di Lembaga Pemasyarakatan Anak Kelas IIA Kotabumi, Lampung Utara, menghanguskan sejumlah ruangan, benda, dan arsip-arsip penting di dalamnya. Bahkan, ijazah milik Kepala Lapas Anak Kotabumi Suprapto juga ikut terbakar.

"Ijazah itu saya simpan di ruangan saya yang juga ikut terbakar. Tidak sempat saya selamatkan," ujar Suprapto, Senin (6/2/2012).

Ia bercerita, peristiwa kebakaran Minggu (5/2/2012) malam itu sangat cepat. Api berasal dari kamar mandi di ruang kejar paket di pojok gedung. Api lalu menyambar cepat ke ruangan lainnya di bagian atas gedung. Ia bercerita, sempat terjadi kepanikan dari para napi di lapas.

"Mereka berteriak-teriak minta dikeluarkan dari sel. Sempat panik melihat api yang besar. Kemudian, mereka kami pindahkan satu per satu. Saya sempat bilang ke mereka, tidak usah khawatir akan mati terbakar. Kalau sampai demikian, saya juga yang akan ikut terbakar," kenangnya.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Belasan sipir dan 109 napi di lapas ini selamat.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau