LONDON, KOMPAS.com — Tersangka teroris di balik pemboman London pada 7 Juli 2005 dilaporkan telah dibebaskan dari penjara Suriah oleh rezim Presiden Bashar al-Assad.
Tersangka itu, Abu Musab al-Suri, telah ditahan di Suriah selama enam tahun setelah ditangkap CIA tahun 2005 dan dikirim ke negara kelahirannya, Suriah.
Namun, dia sekarang dilaporkan telah dibebaskan sebagai peringatan bagi AS dan Inggris tentang konsekuensi penarikan dukungan mereka terhadap rezim Presiden al-Assad, lapor Telegraph, Senin (6/2/2012).
Al-Suri, juga dikenal sebagai Mustafa Setmariam Nasar, merupakan kepala operasi Al Qaeda di Eropa. Ia dituduh telah merencanakan pemboman di London. Pada aksi pemboman itu, empat teroris kelahiran Inggris meledakkan tiga bom di kereta bawah tanah dan sebuah bom lain di bus kota. Aksi itu menewaskan 52 orang dan melukai lebih dari 700 orang lain pada tahun 2005.
Al Suri seorang insinyur mekanik. Ia dicari di Spanyol terkait pemboman kereta api tahun 2001 di Madrid yang menewaskan 191 orang. Ia juga dicari terkait serangan di Metro Paris tahun 1995.
Seorang hakim juga memerintahkan penangkapan atas dirinya karena membantu mempersiapkan serangan 11 September di New York dan Washington DC. Al Suri yang berambut merah, mata hijau, kulit putih, dan jenggot, mengaku sebagai seorang Eropa dan merencanakan sejumlah kekejaman Al Qaeda yang terburuk.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang