Motogp

Stoner Patahkan Mitos Pernikahan di Dunia Pebalap

Kompas.com - 06/02/2012, 17:49 WIB

LONDON, KOMPAS.com — Dalam lingkungan para pebalap dunia ada sebuah mitos mengenai hubungan antara pernikahan dan kecepatan di lintasan. Mitos itu menyebutkan, jika sudah menikah, pebalap akan melambat dan jika sudah menjadi seorang ayah, dia akan kehilangan 0,1 detik di setiap putaran.                

Namun, pebalap tim Repsol Honda, Casey Stoner, membuktikan bahwa mitos itu tidak berlaku bagi dirinya. Menurut Stoner, pernikahan dan mempunyai anak justru membuatnya lebih cepat di lintasan. 

"Di tahun pertama pernikahanku, aku justru menjadi juara dunia. Saat aku tahu aku mempunyai seorang bayi, aku justru menjadi juara dunia untuk kedua kalinya. Aku rasa tidak ada hubungan antara pernikahan dan penurunan prestasi di dunia balap," kata Stoner, Senin (6/2/2012) di London.                

Saat ditanya, apakah yang akan dilakukan jika suatu saat anak-anaknya mengatakan ingin jadi pebalap sepeda motor, sambil tertawa Stoner mengatakan, "Kami akan mengajari mereka sejak usia dini. Namun, keputusan untuk menjadi pebalap atau tidak, itu terserah pada mereka."

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau