Chelsea Bantah Abramovich Kecewa terhadap AVB

Kompas.com - 07/02/2012, 03:58 WIB

LONDON, KOMPAS.com — Pihak Chelsea mengungkapkan bahwa pembicaraan yang terjadi antara pemilik klub, Roman Abramovich, dan sang manajer, Andre Villas-Boas (AVB), saat latihan pascahasil seri 3-3 melawan Manchester United, Minggu (5/2/2012), merupakan diskusi yang biasa.

Harian Sportmail sebelumnya menyebut bahwa Abramovich untuk kali pertama pada musim ini melihat langsung sesi latihan yang dijalani John Terry dkk di bawah komando AVB selama 35 menit. Abramovich dan AVB kemudian terlihat berbincang serius.

Media Inggris melemparkan isu kedatangan Abramovich ke tempat latihan tersebut menjadi indikasi nasib AVB di Chelsea tak akan berlangsung lama. Rumor ini tak lepas dari kebiasaan taipan asal Rusia tersebut memecat manajer timnya jika gagal mempersembahkan gelar juara.

Namun, rumor ini langsung dibantah pihak Chelsea. Juru bicara "The Blues" menyatakan, Abramovich masih mendukung AVB sepenuhnya.

"Roman suka datang ke Cobham (kamp latihan Chelsea) dan menonton latihan setiap kali ia bisa. Dia bisa mengunjungi hari Sabtu, dan dia mengobrol baik dengan Andre setelah latihan. Itu normal," ujar juru bicara Chelsea.

Di bawah kepelatihan AVB, Chelsea memang belum menunjukkan perkembangan berarti. Kini Chelsea hanya mampu bertengger di posisi keempat papan klasemen sementara dengan 43 angka, tertinggal 14 poin dari pemuncak klasemen, Manchester City.

Bahkan, posisi Chelsea yang masih berada di zona Liga Champions mulai terancam oleh Newcastle yang berada satu tingkat di bawahnya dengan selisih satu poin.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau