Titi Sjuman Penasaran Adat Batak

Kompas.com - 07/02/2012, 11:51 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Bintang film sekaligus musisi, Titi Sjuman (30), mengaku penasaran dengan istilah pariban dalam adat Batak. Dia hanya tahu kalau orangtua Batak senang menikahkan anaknya dengan pariban (saudara sepupu perempuan atau anak perempuan dari kakak laki laki ayah).

Rasa ingin tahu Titi Sjuman itu berawal dari film yang dibintanginya berjudul Mursala. Di film besutan sutradara Viva Westy itu, Titi berperan sebagai pariban Anggiat. Sedangkan tokoh utama pria diperankan oleh aktor Rio Dewanto. "Saya berperan sebagai pariban Anggiat, sepupu yang boleh dinikahi. Penasaran sama pariban, tunggu saja filmnya beredar, ha-ha-ha," kata Titi saat pre-launching film Mursala di Plaza Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan, Sabtu (4/2/2012).

Meskipun berdarah Padang, Sumatera Barat, istri musisi Wong Aksan ini tak asing dengan bahasa yang diucapkan orang Batak. Sebab, keluarganya banyak yang bermukim di Medan, Sumatera Utara.

Titi yang pernah bermain di film Mereka Bilang Saya Monyet ini mau menerima peran itu karena lokasi shooting-nya di Tapanuli, Sumatera Utara. "Aku mendukung sekali dan rnerasa bangga bisa mempromosikan potensi wisata dan budaya daerah. Salah satunya budaya Batak," kata bintang film Serdadu Kumbang yang mengeksplorasi alam Sumbawa.   

Mursala, film yang mengangkat latar budaya Batak itu adalah garapan rumah produksi Raj's Production. Menurut sutradara Mursala, Viva Westy, film nasional bertema kedaerahan memerlukan penanganan yang optimal agar menarik ditonton. Viva Westy menggunakan kamera 16 mm, bukan digital.

Sutradara itu berharap filmnya yang membawa pesan kearifan lokal itu menjadi alat promosi pariwisata di tanah Tapanuli. "Film ini bergenre drama romantis dengan para pemain utama dari Ibu Kota dan didukung sejumlah pemeran dari daerah Batak," kata Westy. (Ign)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau