Kecelakaan di Indramayu melibatkan bus Luragung trayek Cirebon-Jakarta dan truk kontainer dari arah sebaliknya. Akibatnya, tiga orang, yaitu Slamet (35), Waridi (43), dan Agus Zaelani (30), tewas. Sebanyak 16 penumpang lain luka berat dan ringan.
Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Indramayu Ajun Komisaris Irwandi mengatakan, dugaan awal penyebab kecelakaan adalah sopir bus ugal-ugalan. ”Hingga kini, sopir (Ridwan) belum ditemukan. Polisi masih mencari keberadaannya,” kata Irwandi.
Taryan (31), penumpang bus Luragung bernomor polisi
Saksi tersebut menjelaskan, beberapa kali sopir bus tidak berkonsentrasi karena menelepon rekan untuk memantau apakah bus Bilkis (bus saingan Luragung) masih di belakang atau sudah jauh di depan kendaraannya.
Saat masuk wilayah Desa Karanglayung, Kecamatan Sukra, Indramayu, sebuah mobil boks berputar balik menuju Jakarta dari arah kanan. Sopir bus Luragung kesulitan menghindar dan membanting setir ke kanan.
”Bus Luragung sempat menabrak pembatas jalan. Lalu, ada truk kontainer dari arah Jakarta lewat. Bus itu pun tertabrak,” kata Taryan yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Pantura MA Sentot, Indramayu.
Dalam kecelakaan lalu lintas di Karawang, seorang penumpang minibus M 1893 D, Kusri Kusumawati (48), warga Desa Pasirpanjang RT 10 RW 10, Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, tewas setelah mobil yang ditumpangi berserempetan dengan truk di Kilometer 56+400 Tol Jakarta-Cikampek di daerah Klari, Kabupaten Karawang.
Sejumlah petugas derek di Pos Cikopo menyatakan, minibus
Kepala Unit Kecelakaan Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Karawang Inspektur Satu Jafrizal mengatakan, sebelum menyalip dari jalur kiri, truk berjalan beriringan dengan minibus tersebut. Truk kemudian ke kanan secara tiba-tiba sehingga membentur minibus.
Dari Korps Lalu Lintas Polri diperoleh data bahwa tahun 2010 terjadi 57.726 kecelakaan lalu lintas di 33 provinsi dengan korban tewas 10.349 orang. Jumlah tersebut naik tajam pada tahun 2011. Sementara Kompas mencatat, di 17 provinsi, termasuk lima provinsi di Pulau Jawa,