Yunani Hampir Sepakat, Rupiah Menguat

Kompas.com - 08/02/2012, 10:51 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Nilai tukar mata uang rupiah yang ditransaksi antarbank di Jakarta Rabu pagi bergerak menguat lima poin ke posisi Rp 8.930 dibanding sebelumnya Rp 8.935 per dollar AS.

Analis Monex Investindo Futures, Johanes Ginting di Jakarta, Rabu mengatakan, optimisme pasar bahwa Yunani akan berhasil mendapatkan paket dana talangan (bailout) yang diperlukan untuk mencegah terjadinya gagal bayar (default). Namun, lanjut dia, tersisanya keraguan terhadap proses negosiasi yang masih berlangsung membuat apresiasi nilai tukar dalam negeri tetap terbatas. "Optimisme terhadap Yunani mendorong harga saham dan mata uang beresiko seperti rupiah," kata dia.

Ia mengemukakan, optimisme terhadap Yunani meningkat setelah salah seorang pejabat pemerintah Yunani mengatakan bahwa pemerintah Yunani sedang mempersiapkan naskah kesepakatan tentang bailout senilai 130 miliar euro.

Sebelum diserahkan kepada para pemimpin politik untuk mendapatkan persetujuan, yang mengindikasikan jika Athena telah menyelesaikan sebagian besar pembicaraan terkait bailout dengan pihak pemberi pinjaman.

Bagi Yunani, lanjut dia, kegagalan dalam mengamankan paket dana penyelamatan senilai 130 miliar euro (170 miliar) akan membuat mereka harus menghadapi ’default’ yang akan mengganggu kestabilan negara kawasan Euro secara keseluruhan. "Kinerja Euro tetap relatif baik kendati tenggat waktu untuk Yunani diperpanjang. Hal tersebut mengindikasikan jika sebagian besar pasar yakin Yunani akan mencapai kesepakatan," kata dia.
    
Meski demikian, kata dia, krisis Eropa masih menjadi ancaman bagi pelambatan pertumbuhan global. Eropa masih belum mendapatkan titik temu dengan Yunani.

Ia mengemukakan, pemerintahan koalisi Yunani diharuskan menyetujui persyaratan ekstra ketat yang diajukan Troika (Bank Sentral Eropa/ECB, dana moneter internasional/IMF, dan Uni Eropa/UE) sebelum berlangsungnya pertemuan menteri keuangan Uni Eropa.

Hal itu harus dilakukan jika ingin mengamankan penyaluran bailout tahap kedua yang diperkirakan mencapai senilai 130 miliar euro.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau