Inilah Penilaian Ilmuwan tentang Messi

Kompas.com - 08/02/2012, 21:39 WIB

KASSEL, KOMPAS.com — Dengan sekali melihat, Lionel Messi mengumpulkan informasi lebih banyak dari pemain lain. Kemampuan itu menjadikannya unggul. Demikian pendapat sejumlah ilmuwan.

"Kami tertarik kepada mekanisme yang mendasari performa ahli di bidang olahraga. Pesepak bola yang bermain di lapangan besar dan harus memerhatikan atau melihat begitu banyak orang di lapangan. Kami percaya bahwa pada satu momen, pemain terbaik bisa memperhatikan lebih banyak pemain," kata Profesor Norbert Hagemann dari University of Kassel.

Namun, Messi tak sekadar melihat lebih banyak yang lain. Seperti pemburu terlatih, ia memperoleh lebih banyak informasi dari sekitarnya dibanding pemain yang kurang terampil. Para ilmuwan itu mengaku percaya, Messi diberkahi kesadaran sensorik yang biasa disebut orang sebagai indra keenam.

Penelitian itu dilakukan dengan menempatkan pesepak bola amatir dalam berbagai situasi permainan dan mencatat pendapat mereka dalam setiap kasus.

Kemampuan untuk melihat secara lebih baik dalam segala situasi bukan hanya bakat bawaan. Pengalaman bermain juga penting. Pemain yang kurang terampil dapat meningkatkan pemahaman tentang permainan dengan mendapatkan pengetahuan dasar yang lebih.

"Kemampuan untuk melihat lebih banyak dalam segala situasi tidak hanya bergantung pada bakat bawaan. Pengalaman juga ikut menentukan. Para pemain harus membangun basis pengetahuan, yang membantu mereka menemukan informasi relevan dalam situasi saat ini," kata Hagemann.

"Jika pemain terbaik sepak bola sudah tahu apa yang akan terjadi, mereka akan tahu ke mana harus mengarahkan perhatian mereka. Pemain seperti Messi punya kemampuan bagus dalam mengambil keputusan. Mereka mempunyai kemampuan mengantisipasi, yang dapat membantu memecahkan masalah kompleks dengan cara terbaik," tuturnya. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau