Dinasihati BK, Ruhut Tertawa

Kompas.com - 08/02/2012, 23:19 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Politisi Partai Demokrat, Ruhut Sitompul, menanggapi santai teguran keras dari Badan Kehormatan Dewan Perwakilan Rakyat kepadanya terkait permasalahan rumah tangganya. Menurut Ruhut, BK tak perlu menangani masalah itu.

"Untuk apa juga mereka (BK) ikut campur urusan rumah tangga orang lain. Mereka sudah tua. Ngasih masukan yah aku ketawa aja," kata Ruhut ketika dihubungi, Rabu (8/2/2012).

Ruhut dimintai tanggapan keputusan BK atas laporan Anna Rudhiantiana Legawati (50), perempuan yang mengaku masih menjadi istri sah Ruhut. Keputusannya, BK menegur keras disertai rekomendasi kepada Ruhut untuk dilaksanakan.

Ruhut menilai teguran tak masalah baginya lantaran tak akan berdampak apa-apa. Jika dipecat sebagai anggota Dewan, katanya, maka hal itu baru menjadi masalah. "Tapi enggak bakal ke sana," ucap dia.

Menurut salah satu Ketua DPP Partai Demokrat itu, partai juga seharusnya tak mencampuri urusan keluarganya ataupun putusan BK tersebut. Seperti diketahui, surat teguran tertulis itu disampaikan melalui Fraksi Partai Demokrat.

Anna melaporkan pernikahan Ruhut dengan Diana Leovita. Padahal, menurut Anna, ia masih istri sah Ruhut. Anggota Komisi III itu juga disebut memalsukan berbagai dokumen untuk pernikahan yang kedua itu, dan tak mengakui pernikahan dengan Anna.

Anna juga menyebut Ruhut tak lagi memerhatikan anaknya, Christian Husen Sitompul (20). Selama 3,5 tahun, Ruhut tak menemui Christian. Anna sudah melaporkan Ruhut ke Bareskrim Polri atas sangkaan pemalsuan. Namun, perkembangan penanganannya sampai saat ini tak jelas.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau