Maylaffayza Siapkan Konser lewat Surat Elektronik

Kompas.com - 09/02/2012, 07:10 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com -- Berada di dua negara yang berbeda bukan berarti tak bisa bekerja sama. Sudah sebulan terakhir ini pemain biola Maylaffayza (35) menyiapkan konser duet bersama Iskandar Widjaja (25), yang tinggal di Jerman, melalui surat elektronik (surel)

Konser "Classically in Love" pada 11 Februari mendatang di Jakarta itu disiapkan untuk menyambut Hari Valentine. Konser ini menjadi bagian dari rangkaian konser Iskandar di Indonesia.

Iskandar, yang lahir di Berlin, Jerman, dari orangtua asal Indonesia, belajar bermain biola sejak berusia empat tahun. Kemahirannya bermain biola telah membawanya tampil dalam konser di banyak negara di lima benua, dengan berbagai penghargaan.

"Menyiapkan penampilan untuk konser dengan jarak jauh seperti ini baru pertama kali saya lakukan. Ini menjadi tantangan buat saya. Apalagi kami memiliki latar belakang musik yang berbeda. Saya adalah pemain biola crossover, sedangkan Is adalah pemain biola klasik," tambah Maylaffayza, Selasa (7/2/2012).

Untuk mengatasi tantangan tersebut, keduanya memulai persiapan dengan membahas hal teknis, seperti repertoar lagu, pembagian, dan tangga nada lagu, melalui surel. "Jadi, saat bertemu, kami sudah tahu mana bagian masing-masing," tutur Maylaffayza yang sudah berlatih bersama Iskandar pada bulan Februari ini. (Iya)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau