PONTIANAK, KOMPAS.com — Perairan Sambas dan Singkawang, Kalimantan Barat, hingga Jumat (10/2/2012) masih berbahaya untuk aktivitas nelayan tradisional. Pasalnya, masih ada potensi tinggi gelombang hingga 2,5 meter.
Prakirawan Stasiun Meteorologi Maritim Pontianak Prada Wellyantama mengatakan, pada Kamis dan Jumat, kondisi cuaca umum di perairan Singkawang dan Sambas masih didominasi hujan sedang.
"Kondisi laut masih berbahaya untuk nelayan tradisional jika ombak di atas dua meter disertai hujan," kata Prada, Kamis (9/2/2012) di Pontianak.
Di perairan Natuna, Laut China Selatan, Anambas, dan sekitarnya, ombak masih mencapai 4 meter hingga Jumat. Meski demikian, jarang ada nelayan tradisional dengan kapal di bawah 30 ton yang beroperasi hingga ke wilayah itu.
Di luar Singkawang dan Sambas, kondisi perairan Kalimantan Barat relatif aman untuk nelayan tradisional. Di perairan Pontianak, Ketapang, dan Karimata, potensi ombak paling tinggi hanya 1,3 meter.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang