Korban Cuaca Ekstrem Eropa Terus Berjatuhan

Kompas.com - 09/02/2012, 11:53 WIB

BEOGRAD, KOMPAS.com — Kapal-kapal pemecah es melawan suhu dingin terburuk Eropa saat lebih dari 170 kilometer Sungai Danube membeku dan puluhan orang meninggal karena kedinginan di benua yang kini diselubungi suhu terendah dalam beberapa dasawarsa.

Jumlah korban tewas dalam suhu dingin yang dimulai 11 hari lalu itu sudah tercatat 400 orang, sementara para peramal cuaca memperingatkan, kondisi tersebut belum akan berakhir

Di Serbia, kapal-kapal pemecah es dipanggil dari Hongaria dalam upaya untuk menjaga agar Sungai Danube tetap mengalir. Sementara ahli-ahli perusak militer berusaha meledakkan bongkahan-bongkasan es yang menghambat dan bisa memicu banjir di anak-anak sungai.

Sementara itu, salju menyelimuti sebagian Balkan. Di Serbia, misalnya, 70.000 orang terperangkap di desa-desa di bagian selatan negara itu. Sebagian besar Bosnia juga terisolasi akibat salju dan longsoran.

Pihak berwenang Bosnia telah kehilangan kontak sejak Jumat (3/2/2012) lalu dengan dusun Zijemlje, sekitar 30 kilometer dari kota Mostar. "Kami tidak tahu apa yang terjadi di sana. Mereka tidak memiliki listrik sejak Jumat dan saluran telepon juga terputus, mereka tidak memiliki air bersih," kata Radovan Palavestra, Wali Kota Mostar.

Ukraina tetap menjadi negara yang terkena dampak bencana paling buruk. Jumlah korban tewas di negara itu telah mencapai 136 orang. Di Polandia, jumlah orang yang tewas karena hipotermia meningkat menjadi 68 orang setelah pihak berwenang mencatat enam kematian baru dalam 24 jam terakhir.

Tempat paling dingin pada Rabu malam tercatat wilayah Kvilda di Ceko di mana suhu anjlok ke minus 39,4 derajat. Layanan Cuaca PBB mengatakan, suhu akan tetap rendah sampai bulan depan.

Salju juga terus turun di Italia utara. Suhu turun hingga minus 25 derajat di tepi Danau Garda di Italia utara.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau