Kunjungi nazar di luar jam besuk

Pimpinan Komisi III Salahkan Kemenkum dan HAM

Kompas.com - 09/02/2012, 14:36 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pimpinan Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat tak akan meminta klarifikasi kepada anggota Komisi III dari Fraksi Partai Demokrat, M Nasir terkait pertemuan dengan saudaranya, terdakwa Muhammad Nazaruddin di Rumah Tahanan Cipinang, Jakarta Timur.

"Enggak usah," kata Ketua Komisi III Benny K Harman di Komplek DPR, Kamis ( 9/2/2012 ), ketika ditanya apakah akan mengklarifikasi Nasir.

Benny dimintai tanggapan adanya pertemuan antara M Nazaruddin dengan pengacara Mindo Rosalina Manulang, Jufri Taufik, Arif Rahman, dan Nasir pada pukul 23.00 WIB atau diluar jam besuk.

Benny malah mempertanyakan mengapa pihak rutan memperbolehkan tamu masuk di luar jam besuk. "Yang dipertanyakan itu Kemenkum dan HAM, kok memperbolehkan datang malam-malam," kata dia.

Ketika dimintai tanggapan bahwa petugas rutan tak dapat melarang karena Nasir mengaku rombongan itu dari Komisi III, menurut Benny, anggota Dewan memang punya kewenangan pengawasan.

"Setiap anggota Dewan punya hak jalankan fungsinya, pengawasan, menyerap aspirasi. Hanya pelaksanaan penggunaaan tersebut ada batasan legalnya," kata politisi Partai Demokrat itu.

Anda yakin Nasir menjalankan fungsi pengawasan? " Tanya dia lah," jawab Benny, yang lalu meninggalkan wartawan.

Sebelumnya, Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Denny Indrayana mengungkapkan, buku tamu Nazaruddin di Rumah Tahanan Cipinang menunjukkan seringnya Muhammad Nasir mengunjungi Nazaruddin yang berstatus terdakwa kasus suap Wisma Atlet. Namun, kebanyakan pertemuan antara dua kakak beradik itu dilakukan di luar jam besuk rutan.

Hal ini, kata Denny, melanggar peraturan yang berlaku di rutan, karena jam kunjung hanya berlaku pada pukul 10.00-12.00 WIB dan dilanjutkan pukul 13.00 - 15.30 WIB. Terakhir, kunjungan Nasir itu dilakukan malam tadi, Rabu (8/2/2012).

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau