Cuma 2 Kali Terima Raskin, Ratusan Warga Datangi DPRD

Kompas.com - 10/02/2012, 04:29 WIB

SUMENEP, KOMPAS.com - Ratusan warga dari lima dusun di Desa Guluk-guluk, Kecamatan Guluk-guluk, Sumenep, Madura, Jawa Timur, Kamis (9/2/2012) mendatangi kantor DPRD Sumenep. Mereka mengadu soal beras raskin yang hanya mereka terima dua kali sepanjang 2011. 

"Kami datang ke kantor wakil rakyat ini karena kami lapar, Pak. Jadi kami ini mau mengadu kepada Bapak-bapak yang ada di kantor ini," kata Musahwi, pria yang ditunjuk menjadi juru bicara.

Mereka mendesak agar seluruh wakil rakyat menemui mereka, namun hanya dari anggota Komisi A yang bisa memenuhi permintaan mereka. Sebanyak 20 orang perwakilan masyarakat masuk ke ruangan Komisi A untuk berdialog.

"Kami mendengar kalau ada bantuan beras, tetapi kenapa kami hanya menerima dua kali?" ungkap Musahwi yang dibenarkan rekan-rekannya.

Musahwi mengeluh, sejak Kepala Desa diganti pada tahun 2008, seingatnya tidak pernah pernah ada bantuan beras bagi warga miskin. Dua kali bantuan raskin yang diterima pada 2011 hanya 4,5 kg per orang. "Setahun kami hanya menerima 9 kg," imbuhnya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Musahwi, untuk di Kecamatan Guluk-guluk saja, setiap bulan ada 24 ton 4 kwintal raskin yang harus diberikan kepada rakyat miskin. "Mana buktinya kalau ada beras bantuan keapada kami? Kami masih kelaparan," gugatnya.

Abrori Mannan, Ketua Komisi A DPRD Sumenep mengatakan, akan menampung semua persoalan disampaikan masayarakat Desa Guluk-guluk. Dalam waktu dekat, pihaknya mengagendakan untuk memanggil Kepala Desa Guluk-guluk, Camat Guluk-guluk, dan tim raskin Kecamatan Guluk-guluk.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau