BI Berharap Harga BBM Tidak Naik Terlalu Besar

Kompas.com - 10/02/2012, 11:13 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution berharap, jika pemerintah akan menempuh opsi menaikkan harga bahan bakar minyak bersubsidi, maka kenaikan harganya tidak terlalu besar. Hal tersebut disampaikan Darmin terkait pengendalian angka inflasi.

"Kita di sini situasi terlihat jelas (yakni) inflasi terkendali. Dan, dua bulan ke depan year on year kecenderungannya kalau enggak tetap cenderung turun ke bawah. Nah, sedangkan ada yang mengatakan memang nanti, kan, ada penyesuaian di BBM. Ya, betul, tetapi kita tidak tahu yang mana, terus terang saja siapa pun sekarang ini tidak ada yang tahu skenario mana yang akan ditempuh," ucap Darmin, di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Jumat (10/2/2012).

Menurut Darmin, jika opsi pembatasan konsumsi BBM bersubsidi yang dilakukan pemerintah, BI melihat inflasi tahun 2012 ini masih dalam target yang diperkirakan, yakni 3,5-5,5 persen. Akan tetapi, kondisi inflasi akan berbeda jika pemerintah jadi memberlakukan kenaikan harga BBM.

Ia menuturkan, dampak kenaikan harga terhadap inflasi akan bergantung seberapa besar kenaikan harga yang ditetapkan. "Namun, kalau kenaikan harga yang ditempuh sangat tergantung berapa kenaikan harganya. Kita tentu saja tidak memperkirakan kenaikan harga itu akan terlalu besar sehingga sebagai gambaran inflasi masih akan berada di range target kita tahun ini," tutur Darmin.

Seperti diwartakan, pemerintah sedang membahas mekanisme pembatasan konsumsi bahan bakar minyak bersubsidi. Pembatasan dengan cara mengalihkan konsumsi BBM bersubsidi ke pertamax dan bahan bakar gas tampaknya sulit dilakukan. Opsi sekarang ini yang tampaknya akan diusahakan adalah menaikkan harga BBM bersubsidi. Opsi ini bisa terwujud dengan melakukan perubahan pada APBN 2012.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau