JAKARTA, KOMPAS.com — Indonesia menjadi tempat transisi pengungsi dan pencari suaka yang hendak ke Australia sehingga Indonesia selalu "kebanjiran" pengungsi. Hal itu dipicu oleh meningkatnya eskalasi konflik di negara-negara Timur Tengah, Asia Tengah, Asia Barat, dan Asia Selatan.
Demikian temuan kajian Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) yang disampaikan Ketua Komnas HAM Ifdhal Kasim, di Jakarta, Jumat (10/2/2012). Kajian itu dilaksanakan sejak Oktober-Desember 2011.
"Kemakmuran Australia dan jarak yang relatif dekat dengan negeri-negeri asal pengungsi dan pencari suaka menjadikan Australia sebagai tujuan akhir mereka," kata Ifdhal.
Berdasarkan data UNHCR, hingga Juni 2009, terdapat 1.928 pengungsi dan pencari suaka yang ada di Indonesia. Menurut data Ditjen Imigrasi pada Januari-Juli 2010, imigran yang masuk ke Indonesia sebanyak 3.434 orang. Afganistan adalah asal negara imigran yang paling banyak masuk ke Indonesia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang