Syarat kelulusan

Wadah Publikasi Tulisan Ilmiah Harus Diperlonggar

Kompas.com - 10/02/2012, 13:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri (MRPTN) Idrus Paturusi mendukung langkah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang mewajibkan seluruh mahasiswa memublikasi makalahnya dalam jurnal ilmiah sebagai salah satu prasyarat lulus bagi mahasiswa S-1, S-2, dan S-3.

Ia mengatakan, langkah yang diambil oleh Kemdikbud, dalam hal ini Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi memiliki tujuan yang baik. Langkah tersebut dinilainya untuk mengajak meneliti dan menuliskan hasilnya sesegera mungkin. Selain itu, menurut Idrus, setiap mahasiswa akan melibatkan dosen pembimbing dalam proses pembuatan makalah tersebut, setidaknya dalam proses editing.

"Itu bagus, khususnya agar para S-1 bisa meneliti dan menuliskan hasil penelitiannya sedini mungkin. Dosen juga akan terlibat melakukan koreksi, karena ini bukan sekadar menulis tapi isinya tidak ada," kata Idrus saat dihubungi Kompas.com, Jumat (10/2/2012).

Akan tetapi, kata Idrus, para mahasiswa, khususnya S-1, seharusnya lebih diberikan keleluasaan dalam publikasi makalahnya. Menurutnya, untuk mensiasati ledakan jumlah jurnal ilmiah, mahasiswa diperbolehkan melakukan publikasi di luar jurnal ilmiah. Misalnya seperti majalah dinding, majalah fakultas, dan sejenisnya.

"Harusnya bisa begitu, karena kalau semuanya harus terbit dalam jurnal ilmiah saya rasa hitungannya tak akan sampai. Manfaatkan majalah lokal," ujar Idrus.

Dalam sepekan terakhir, terbitnya surat edara Ditjen Dikti yang ditandatangani Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Djoko Santoso memang menimbulkan pro dan kontra. Kewajiban memublikasi makalah sebagai syarat kelulusan seharusnya dilakukan secara bertahap dan mempertimbangkan kesiapan serta daya tampung jurnal ilmiah. Kebijakan ini sendiri akan efektif diberlakukan bagi lulusan setelah Agustus 2012.

Baca juga:
TOPIK: Mau Lulus? Wajib Publikasi Makalah

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau