Pilot Boleh Minum Alkohol, Asal...

Kompas.com - 10/02/2012, 19:52 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Kepala Keselamatan dan Lingkungan Indonesia National Air Carrier Association (INACA), Novianto Herupratomo, mengatakan, pilot bisa mengonsumsi minuman beralkohol asalkan memenuhi ketentuan yang ada.

"Kita bicara soal peraturan, kalau dikatakan apakah boleh minum, menurut saya boleh, alkohol yang paling jelas boleh karena peraturannya ada. Tetapi ada pembatasan," ujar Novianto, di Jakarta, Jumat (10/2/2012).

Batasannya adalah konsumsi alkohol diperbolehkan jika dilakukan minimal 8 jam sebelum keberangkatan. Bahkan aturan waktu minimum ini bisa berbeda di setiap maskapai.

"Di beberapa maskapai atau maskapai-maskapai anggota INACA tentunya tidak menerapkan semua aturan itu minimum," tambah dia yang masih aktif juga sebagai pilot.

Novianto mencontohkan, di maskapai Garuda Indonesia, batasan waktu minimum itu bahkan 12 jam. Lebih dari batasan waktu minimum aturan umum.

Selain batasan waktu konsumsi, kadar alkohol di dalam darah ataupun urin juga diatur. Ia menyebutkan, kalau di dalam darah atau urin terdapat 0,04 persen alkohol, pilot sudah tidak boleh lagi untuk terbang.

"Kalau tahu dia masih mempunyai gejala pusing atau segala macam berarti dia nggak boleh terbang," pungkas Novianto.

Untuk diketahui saja, belakangan ini industri penerbangan nasional sedang disorot menyusul tertangkap tangannya seorang pilot maskapai Lion Air ketika mengonsumsi narkoba.

Petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali melakukan penangkapan terhadap seorang pilot Lion Air, SS, di Hotel Garden Palace, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (4/2/2012) pukul 03.30 WIB.

SS ditangkap di kamar 2109 dengan barang bukti berupa bong berisi sabu 0,04 gram. Dari hasil tes urin diketahui SS positif menggunakan sabu. Belum lama ini, pilot Lion Air juga tertangkap menggunakan narkoba di Makassar.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau