Pilkada dki

Faisal-Biem, Calon Independen yang Pertama Mendaftar

Kompas.com - 11/02/2012, 14:58 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Pasangan Faisal Basri-Biem Benyamin ternyata menjadi pasangan calon independen pertama yang mendaftar dengan menyerahkan berkas dukungan berupa fotokopi KTP warga ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi DKI Jakarta.

Ketua KPU Provinsi DKI, Juri Ardiantoro, mengatakan, rencana pasangan Faisal-Biem akan menyerahkan dukungan tepat pada hari pertama pendaftaran dibuka, yaitu Rabu (8/2/2012). Namun, rencana tersebut tertunda dan baru diwujudkan pada Sabtu (11/2/2012) ini.

"Waktu itu ingin jadi yang pertama mendaftar saat baru dibuka. Tapi batal dan baru sekarang. Tapi tetap saja, Faisal-Biem menjadi yang pertama mendaftar," kata Juri, saat menerima pasangan Faisal-Biem di Perpustakaan Nasional, Jakarta, Sabtu.

Dia menuturkan bahwa sebelumnya ada dua pasangan calon independen yang datang di hari pertama, yaitu pasangan Mulyo Wibisono sebagai calon gubernur DKI dan Ngadisah sebagai calon wakil gubernur DKI.

Kemudian pasangan Dedi Iriyanto sebagai calon gubernur DKI dan Atma Sanjaya sebagai calon wakil gubernur DKI. Keduanya tidak diproses lantaran data dan berkas yang belum lengkap dan rapi. Kendati demikian, kedua pasangan calon ini sempat mengatakan akan kembali datang untuk menyerahkan berkas dukungan ke KPU Provinsi DKI pada hari terakhir pendaftaran, yaitu Minggu (12/2/2012).

Faisal Basri mengucapkan terima kasih kepada KPU Provinsi DKI karena telah diberi kesempatan dan menerima berkas dukungan yang dibawanya. Ia juga mengapresiasi KPU yang telah membuka jalur independen pada Pilkada 2012 ini.

"Terima kasih pada KPU. Kami terus berusaha dan tidak mengeluh untuk terus memenuhi syarat-syarat yang ada," tutur Faisal.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau