Pilkada aceh

Tiga Jenderal Bertarung di Aceh

Kompas.com - 11/02/2012, 18:30 WIB

BANDA ACEH, KOMPAS.com — Tiga purnawirawan jenderal TNI dipastikan akan ikut meramaikan pesta pemilihan umum kepala daerah di Aceh 2012. Mereka bersiap untuk bergabung sebagai tim sukses salah satu calon partai politik atau pasangan calon kepala daerah di Aceh.

Mereka adalah Mayor Jenderal (Purn) Sunarko, Mayjend Djali Yusuf, dan Mayjend Sulaiman AB. "Pak Sunarko sudah mendeklarasikan diri, sedangkan Pak Sulaiman dan Pak Djali Yusuf belum. Tapi, beliau-beliau (Sulaiman dan Djali Yusuf) sudah ada di sini," ungkap Kepala Penerangan Daerah Militer Iskandar Muda Kolonel Subagio Irianto, Sabtu (11/2/2012).

Sunarko dan Djali Yusuf adalah mantan Panglima Kodam Iskandar Muda. Sulaiman adalah mantan Komandan Detasemen Polisi Militer Kodam Iskandar Muda.

Sunarko telah menyatakan diri bergabung dengan Partai Aceh untuk mendukung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Zaini Abdullah-Muzakkir Manaf.

Namun demikian, tegas Subagio, keterlibatan tiga mantan jenderal itu tak terkait dengan institusi TNI. "Tak pernah ada instruksi kepada ketiganya untuk terlibat. Itu pilihan pribadi mereka. Kodam Iskandar Muda akan tetap netral. Kami juga mengistruksikan agar semua prajurit TNI di Kodam Iskandar Muda tak mendukung mereka atau memberi bantuan fasilitas apa pun. Prajurit TNI ketika sudah purnawirawan sama dengan masyarakat sipil lainnya," tandas Subagio.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau