Bekasi Tagih Komitmen Jakarta soal Sampah

Kompas.com - 12/02/2012, 22:33 WIB

BEKASI, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Bekasi kecewa atas tidak ditaatinya berbagai butir kesepakatan oleh pemerintah Provinsi DKI Jakarta terkait penggunaan lokasi Bantar Gebang, Bekasi, sebagai tempat pembuangan sampah terpadu asal Ibu Kota.

"Ada 23 butir kesepakatan yang harus dijalankan oleh DKI sebagai kompensasi atas pemanfaatan lahan di Bantar Gebang. Namun, banyak yang tidak dilaksanakan mulai 2008 hingga sekarang," kata Kepala Kepala Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Kota Bekasi Dadang Hidayat di Bekasi, Minggu (12/2/2012).

Dadang mengatakan, butir kesepakatan yang belum ditaati itu antara lain audit terhadap lingkungan, pembuatan buffer zone, serta penurapan Kali Ciasem. Dalam kesepakatan itu, misalnya, setiap tahun Pemprov DKI Jakarta bersepakat menanam pohon pada areal seluas 1.000 meter persegi dengan tanaman yang bisa mengurangi ataupun menyerap bau sampah. "Sekarang sudah tahun keempat dan berarti harusnya sudah 4.000 meter persegi yang ditanam, tapi faktanya belum ada penanaman sama sekali," ujarnya.

Terkait dengan penurapan Kali Ciasem, Dadang menyatakan, luas elevasi yang diturap mencapai 3.000 meter persegi sesuai kesepakatan. Ia berharap penurapan sudah bisa dilakukan pada tahun ini karena kondisi air sungai yang menghitam dan mengeluarkan bau tak sedap. Penurapan itu diharapkan dapat mengurangi dampak yang ditimbulkan oleh air lindi yang mengalir dari tumpukan sampah. Dadang mengatakan, setiap hari pemerintah Kota Bekasi menerima sampah lebih dari 5.000 ton asal Jakarta.

Sekretaris Komisi A DPRD Kota Bekasi Haryanto Hendrata menegaskan akan memanggil aparat Dinas Kebersihan DKI Jakarta sehubungan belum ditaatinya sebagian butir-butir kesepakatan sebagai kompensasi pemanfaatan TPST Bantar Gebang tersebut. "Secepatnya kita akan panggil aparat Dinas Kebersihan DKI dan mudah-mudahan ada titik temu serta bisa dilaksanakan pada 2012," ujar anggota DPRD dari fraksi PKS itu.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau