Liga italia

Ranieri Dipermalukan di Kandang

Kompas.com - 13/02/2012, 03:31 WIB

Milan, Minggu - Pelatih Inter Milan Claudio Ranieri dipermalukan di kandang. Tim asuhannya, Inter Milan, gagal meraih angka penuh saat menjamu klub papan bawah, Novara, di Stadion Giuseppe Meazza, Minggu (12/2).

Ranieri tidak bisa membalas gol pemain Novara, Andrea Caracciolo. Ujung tombak senior Novara membobol gawang Inter yang dikawal Julio Cesar pada menit ke-56. Kedudukan 0-1 tetap bertahan hingga pertandingan berakhir.

Sementara itu, AC Milan, tim sekota dan musuh bebuyutan Inter Milan, turun tanpa diperkuat ujung tombak andalannya, Zlatan Ibrahimovic, saat bertandang ke kandang Udinese di Stadion Communale Friuli Namun, menghadapi Udinese, Milan mampu meraih angka penuh.

Milan tertinggal lebih dulu lewat gol ujung tombak lawan, Antonio Di Natale, yang diciptakan saat babak pertama baru berlangsung 19 menit. Di Natale memanfaatkan umpan Gelson Fernandes, pemain lapangan tengah asal Swiss.

Pemain Milan mulai tampil lebih kompak pada babak kedua. Hal ini diawali gol pemain asal Argentina, Maximiliano Gaston Lopez, yang mendapat umpan dari Stephan El Shaarawy pada menit ke-77. Lopez baru masuk pada babak kedua, tepatnya pada menit ke-66, untuk menggantikan Antonio Nocerino.

”Saya tidak pernah memikirkan permainnya. yang penting kali ini saya bisa merasa senang karena mampu menyumbangkan gol untuk kesebelasan saya. Dan, ini merupakan impian saya,” tutur Lopez asal Buenos Aires tersebut.

Gol kemenangan AC Milan diciptakan El Shaarawy, bintang muda asal dari Savona, Italia. El Shaarawy menbuat gol setelah menerima umpan matang dari Lopez pada menit ke-85.

Namun, tidak seperti Lopez, El Shaarawy dipasang penuh oleh Massimiliano Allegri, arsitek AC Milan. ”El Shaarawy merupakan pemain yang masih sangat muda, tetapi berkembang sangat pesat. Hal tersebut tentu secara tidak langsung telah memberikan dukungan yang besar untuk memperkuat kesebelasan ini,” tutur Lopez.

Dengan kemenangan tersebut, kini kubu AC Milan langsung menempati posisi pertama kelasemen sementara Serie A Liga Italia sekalipun baru Rabu (8/2) lalu tim asuhan Allegri ini harus menerima kekalahan 1-2 di kandang dari Juventus dalam pertandingan semifinal Piala Italia.

Tetapi kini, 47 poin dari 23 pertandingan yang sudah dimainkan hingga minggu ke-23 Liga Italia menjadikan mereka pemimpin klasemen. Milan menggeser Juventus yang baru mengumpulkan 45 angka dari 21 pertandingan.

Lazio menang

Dari Stadion Olimpico di Roma, Lazio yang merupakan salah satu tim asal kota sejarah Kerajaan Romawi itu mampu meraih kemenangan saat menjamu tamunya, Cesena. Lazio menang 3-2 setelah lebih dulu tertinggal 0-2. Kedua gol Cesena diciptakan pemain gaeknya asal Romania, Adrian Mutu (14), dan Vincenzo Iaquinta (35).

Lazio baru mampu membalas sekaligus memenangi laga tersebut lewat gol-gol dari Anderson Hernanes pada menit ke-53, Senad Lulicc (ke-61), dan Libor Kozak (ke-63).

(REUTERS/AP/NIC)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau