Milan, Minggu -
Ranieri tidak bisa membalas gol pemain Novara, Andrea Caracciolo. Ujung tombak senior Novara membobol gawang Inter yang dikawal Julio Cesar pada menit ke-56. Kedudukan 0-1 tetap bertahan hingga pertandingan berakhir.
Sementara itu, AC Milan, tim sekota dan musuh bebuyutan Inter Milan, turun tanpa diperkuat ujung tombak andalannya, Zlatan Ibrahimovic, saat bertandang ke kandang Udinese di Stadion Communale Friuli Namun, menghadapi Udinese, Milan mampu meraih angka penuh.
Milan tertinggal lebih dulu lewat gol ujung tombak lawan, Antonio Di Natale, yang diciptakan saat babak pertama baru berlangsung 19 menit. Di Natale memanfaatkan umpan Gelson Fernandes, pemain lapangan tengah asal Swiss.
Pemain Milan mulai tampil lebih kompak pada babak kedua. Hal ini diawali gol pemain asal Argentina, Maximiliano Gaston Lopez, yang mendapat umpan dari Stephan El Shaarawy pada menit ke-77. Lopez baru masuk pada babak kedua, tepatnya pada menit ke-66, untuk menggantikan Antonio Nocerino.
”Saya tidak pernah memikirkan permainnya. yang penting kali ini saya bisa merasa senang karena mampu menyumbangkan gol untuk kesebelasan saya. Dan, ini merupakan impian saya,” tutur Lopez asal Buenos Aires tersebut.
Gol kemenangan AC Milan diciptakan El Shaarawy, bintang muda asal dari Savona, Italia. El Shaarawy menbuat gol setelah menerima umpan matang dari Lopez pada menit ke-85.
Namun, tidak seperti Lopez, El Shaarawy dipasang penuh oleh Massimiliano Allegri, arsitek AC Milan. ”El Shaarawy merupakan pemain yang masih sangat muda, tetapi berkembang sangat pesat. Hal tersebut tentu secara tidak langsung telah memberikan dukungan yang besar untuk memperkuat kesebelasan ini,” tutur Lopez.
Dengan kemenangan tersebut, kini kubu AC Milan langsung menempati posisi pertama kelasemen sementara Serie A Liga Italia sekalipun baru Rabu (8/2) lalu tim asuhan Allegri ini harus menerima kekalahan 1-2 di kandang dari Juventus dalam pertandingan semifinal Piala Italia.
Tetapi kini, 47 poin dari 23 pertandingan yang sudah dimainkan hingga minggu ke-23 Liga Italia menjadikan mereka pemimpin klasemen. Milan menggeser Juventus yang baru mengumpulkan 45 angka dari 21 pertandingan.
Dari Stadion Olimpico di Roma, Lazio yang merupakan salah satu tim asal kota sejarah Kerajaan Romawi itu mampu meraih kemenangan saat menjamu tamunya, Cesena. Lazio menang 3-2 setelah lebih dulu tertinggal 0-2. Kedua gol Cesena diciptakan pemain gaeknya asal Romania, Adrian Mutu (14), dan Vincenzo Iaquinta (35).
Lazio baru mampu membalas sekaligus memenangi laga tersebut lewat gol-gol dari Anderson Hernanes pada menit ke-53, Senad Lulicc (ke-61), dan Libor Kozak (ke-63).