3 Cara Alami Memutihkan Gigi

Kompas.com - 13/02/2012, 13:11 WIB

KOMPAS.com - Salah satu penunjang penampilan sempurna adalah warna gigi yang putih, dan mulut yang segar. Menurut survei yang dilakukan terhadap lebih dari 500 orang dewasa oleh American Academy of Cosmetic Dentistry pada tahun 2007, senyum dengan gigi yang putih bisa memberikan dampak besar terhadap persepsi orang lain terhadap daya tarik, kebahagiaan, kecerdasan, bahkan status karier Anda.

Kalau sudah begini, pingin kan, punya gigi putih cemerlang? Sebelum menjalani perawatan pemutihan gigi di klinik dengan biaya yang mahal, coba dulu cara alami yang disarankan Emanuel Layliev, DDS, dokter gigi dari NYC Dental, New York, ini.

1. Minum banyak air putih
Air putih merupakan cara alami untuk mendapatkan gigi yang putih dan bersih. Tidak berarti Anda tidak boleh meneguk minuman beralkohol atau minuman lain yang berwarna. Hanya saja, minuman yang mengandung pewarna bisa membuat gigi terlihat kusam dan kotor. Noda yang dihasilkan red wine, misalnya, sudah diketahui bisa mengubah warna gigi. Sedangkan sebuah survei di Jerman pada tahun 2009 menemukan bahwa anggur putih ternyata juga memiliki tingkat keasaman dan sifat erosif yang membuat gigi lebih rentan pada noda. Jika suka minum minuman yang berwarna, sebaiknya selingi juga dengan minum air putih.

2. Obat kumur
Biasakan untuk menggunakan obat kumur untuk menjaga gigi tetap putih, dan nafas tetap segar. Yang harus diingat, pilih obat kumur yang bebas dari pewarna dan memiliki cairan yang berwarna putih. Obat kumur yang berwarna biru, hijau, kuning, atau yang lain, jika digunakan terlalu sering sebenarnya bisa menggelapkan warna gigi dari waktu ke waktu.

3. Konsumsi makanan
Gigi yang putih dan bersih tidak hanya bisa didapatkan dari perawatan dari luar, tetapi juga dari dalam, seperti makanan. Cobalah untuk mengonsumsi makanan yang bersahabat dengan gigi seperti apel, kembang kol, wortel, sampai seledri. Snack yang renyah dan berserat, serta konsumsi sayuran membantu gigi menghapus noda dengan lembut.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau