Ada 26 Capres di Catatan Pribadi SBY

Kompas.com - 13/02/2012, 21:26 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Partai Demokrat memang belum menentukan calon presiden yang akan bersaing di Pemilu 2014. Namun, diam-diam, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sudah mencatat siapa saja yang mungkin akan menjadi pesaing Partai Demokrat dalam pemilu mendatang.

"Saya sudah mengikuti banyak sekali tokoh yang siap berkompetisi. Kalau saya hitung-hitung dari catatan pribadi saya, ada 26 calon," kata SBY saat ramah tamah dengan pers di Istana Negara, Jakarta, Senin (13/2/2012) malam.

Ia mengatakan, beberapa calon sudah berani dengan terbuka menyatakan keinginannya untuk maju sebagai capres dalam pemilu. Namun, ada pula yang menurut SBY ingin jadi presiden dilihat dari gerak-gerik politiknya. Namun, SBY tidak menjelaskan lebih lanjut siapa saja calon tersebut.

Ia hanya berharap presiden terpilih pada Pemilu 2014 bisa menjalankan roda pemerintahan lebih baik daripada pemerintahannya. Siapa calon terbaik, diserahkan kepada rakyat. SBY mengingatkan kepada media massa di Indonesia untuk membuka ruang seluas-luasnya kepada seluruh calon presiden untuk mendorong proses demokrasi yang baik.

"Berikan ruang untuk berkomunikasi dengan rakyat. Kalau jadi presiden visinya seperti apa, kebijakan seperti apa yang akan diambil," ujar SBY. Dengan begitu, rakyat dapat menilai integritas, kapasitas, pengalaman, dan kriteria lainnya dari masing-masing calon.

Partai Demokrat sendiri, kata SBY, belum menentukan siapa, belum punya calon, dan belum memberikan dukungan kepada siapapun. Proses tersebut akan dibiarkan mengalir sampai menjelang Pemilu 2014.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau