Voli proliga

Tim BNI 46 Kini Jauh Lebih Siap

Kompas.com - 14/02/2012, 03:43 WIB

JAKARTA, KOMPAS - Tim putra dan putri BNI 46 jauh lebih siap bertanding di BSI Voli Proliga 2012 dibandingkan proliga tahun lalu. Meski terlambat mendaftarkan nama pemain, BNI 46 tidak kalah dalam ”perebutan” pemain.

Pengurus tim BNI 46, Syamsu Fauzi, mengatakan, para pemain sebetulnya telah dihubungi jauh hari. Namun, prosedur perekrutan pemain di BNI 46 tidak secepat tim-tim lain. Akhirnya, pendaftaran pun terlambat.

”Namun, BNI 46 sudah berkomitmen untuk selalu mengikuti Proliga setiap tahun. Direksi menyatakan, kami harus ikut. Namun, prosedurnya tidak secepat perusahaan lain,” tutur Fauzi, Senin (13/2).

Beruntung, tahun ini para pemain yang dihubungi mau bersabar menanti kepastian kontrak, termasuk sejumlah pemain dari tim Tirta Dewata Badung, Bali. ”BNI 46 tahun ini yakin bisa bersaing, tidak seperti tahun lalu yang keteteran. Kalau tahun lalu, pemain tidak sabar sehingga mereka memilih untuk menerima tawaran tim lain yang sudah siap mengontrak,” kata Fauzi.

Tirta Dewata Badung pada Livoli Divisi Utama 2011 mencapai babak final meski kalah dari Surabaya Samator, 1-3 (23-25, 22-25, 25-22, 16-25). Hasil ini mengejutkan mengingat banyak pemain yunior di tim ini. Satu-satunya pemain senior adalah I Nyoman Rudi Tirtana, yang pada Proliga 2011 memperkuat Samator.

”Ya, dengan adanya Rudi Tirtama, juga pemain-pemain Tirta Dewata, kami mantap. Mereka sudah berlatih intensif, yang di Bali juga berlatih,” ujar Fauzi.

Untuk tim putri BNI 46, ada beberapa pemain yang pindah, termasuk Sari Widowati, yang kini menyokong Indramayu Alko. Akan tetapi, masih ada bekas pemain nasional Komang Bumi Rekta yang memperkokoh tim. Dua mantan pemain voli pantai, Yokbeth Kapasiang dan Devota, juga bergabung dengan BNI 46. Yokbeth tahun lalu bermain untuk Gresik Petrokimia.

”Kalau saya, akan bermain sebaik-baiknya, siapa pun tim yang menawari. Kalau di Livoli, saya tentu mendukung korps,” kata Yokbeth, yang berkantor di Mabes TNI AD ini.

Pelatih tim putra BNI 46 masih Iman Agus Faisal atau Fafa, sedangkan pelatih putri adalah Sukirno. ”Nanti ada pelatih asing untuk tim putra,” imbuh Fauzi.

Direktur BSI Voli Proliga Hanny Surkatty berujar, persebaran pemain tahun ini lebih merata dibanding tahun lalu. ”Makanya saya prediksi tahun ini lebih ketat. Semua berpeluang masuk empat besar,” ujarnya.

Putaran pertama Proliga 2012 dimulai pada 17 Februari di Palembang, sedangkan final digelar tanggal 20 Mei di Istora Senayan, Jakarta. Proliga memperebutkan hadiah total Rp 1 miliar. (IVV)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau