JAKARTA, KOMPAS
Pengurus tim BNI 46, Syamsu Fauzi, mengatakan, para pemain sebetulnya telah dihubungi jauh hari. Namun, prosedur perekrutan pemain di BNI 46 tidak secepat tim-tim lain. Akhirnya, pendaftaran pun terlambat.
”Namun, BNI 46 sudah berkomitmen untuk selalu mengikuti Proliga setiap tahun. Direksi menyatakan, kami harus ikut. Namun, prosedurnya tidak secepat perusahaan lain,” tutur Fauzi, Senin (13/2).
Beruntung, tahun ini para pemain yang dihubungi mau bersabar menanti kepastian kontrak, termasuk sejumlah pemain dari tim Tirta Dewata Badung, Bali. ”BNI 46 tahun ini yakin bisa bersaing, tidak seperti tahun lalu yang keteteran. Kalau tahun lalu, pemain tidak sabar sehingga mereka memilih untuk menerima tawaran tim lain yang sudah siap mengontrak,” kata Fauzi.
Tirta Dewata Badung pada Livoli Divisi Utama 2011 mencapai babak final meski kalah dari Surabaya Samator, 1-3 (23-25, 22-25, 25-22, 16-25). Hasil ini mengejutkan mengingat banyak pemain yunior di tim ini. Satu-satunya pemain senior adalah I Nyoman Rudi Tirtana, yang pada Proliga 2011 memperkuat Samator.
”Ya, dengan adanya Rudi Tirtama, juga pemain-pemain Tirta Dewata, kami mantap. Mereka sudah berlatih intensif, yang di Bali juga berlatih,” ujar Fauzi.
Untuk tim putri BNI 46, ada beberapa pemain yang pindah, termasuk Sari Widowati, yang kini menyokong Indramayu Alko. Akan tetapi, masih ada bekas pemain nasional Komang Bumi Rekta yang memperkokoh tim. Dua mantan pemain voli pantai, Yokbeth Kapasiang dan Devota, juga bergabung dengan BNI 46. Yokbeth tahun lalu bermain untuk Gresik Petrokimia.
”Kalau saya, akan bermain sebaik-baiknya, siapa pun tim yang menawari. Kalau di Livoli, saya tentu mendukung korps,” kata Yokbeth, yang berkantor di Mabes TNI AD ini.
Pelatih tim putra BNI 46 masih Iman Agus Faisal atau Fafa, sedangkan pelatih putri adalah Sukirno. ”Nanti ada pelatih asing untuk tim putra,” imbuh Fauzi.
Direktur BSI Voli Proliga Hanny Surkatty berujar, persebaran pemain tahun ini lebih merata dibanding tahun lalu. ”Makanya saya prediksi tahun ini lebih ketat. Semua berpeluang masuk empat besar,” ujarnya.
Putaran pertama Proliga 2012 dimulai pada 17 Februari di Palembang, sedangkan final digelar tanggal 20 Mei di Istora Senayan, Jakarta. Proliga memperebutkan hadiah total Rp 1 miliar.