Floyd Mayweather "Remehkan" Jeremy Lin

Kompas.com - 14/02/2012, 13:24 WIB

KOMPAS.com - Petinju AS, Floyd Mayweather Jr menganggap apa yang dilakukan oleh bintang baru NBA, Jeremy Lin bukanlah hal istimewa.

Belakangan ini, dunia perbasketan NBA sedang tertuju kepada pemain New York Knicks keturunan China, Jeremy Lin. Bahkan alumni Harvard tersebut bermain sangat gemilang ketika menghancurkan LA Lakers dengan mencetak 38 poin. Pujian terus datang silih berganti menghampirinya.

Namun hal itu berbanding terbalik di mata petinju asal Amerika Serikat, Floyd Mayweather Junior. "Jeremy Lin merupakan pemain yang bagus," ujar Mayweather lewat akun twitternya. "Tapi kepopulerannya dikarenakan dia orang Asia," tambahnya.

Mayweather menambahkan bahwa orang hitam di NBA sudah melakukan hal yang biasa seperti apa yang dilakukan oleh Lin. "Pemain kulit hitam melakukan apa yang ia lakukan setiap malam dan mereka tidak mendapatkan hal yang sama," ujar musuh bebuyutan Manny Pacquiao ini.

Lin merupakan pemain kelahiran Amerika keturunan China pertama yang dapat menginjakkan kakinya di kompetisi NBA. Sebelum bersinar bersama New York Knicks, Lin pernah bergabung bersama Golden State Warriors. Bahkan dirinya sempat berada di D-League yang merupakan kompetisi di bawah NBA.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau