Kunjungan Wisatawan ke Bali Meningkat

Kompas.com - 14/02/2012, 20:30 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Bali memang masih menjadi pesona wisata dunia. Hal itu dibuktikan dengan meningkatnya kunjungan wisatawan ke Pulau Dewata tersebut. Tercatat selama tahun 2011 ada peningkatan jumlah wisatawan dari sembilan negara seperti Inggris, Australia, Cina, Malaysia, Taiwan, Korea Selatan, Prancis, Singapura, Amerika Serikat.

“Dari sepuluh negara terbanyak memasok turis ke Bali, sembilan negara di antaranya mengalami peningkatan yang cukup menggembirakan, hanya satu negara menunjukkan adanya penurunan," kata Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Bali, Gede Suarsa, di Denpasar, Selasa (14/2/2012).

Kesembilan negara yang warganya semakin banyak berlibur ke Bali adalah Inggris yang meningkat 6,68 persen dari 96.536 orang menjadi 102.989,  Australia meningkat 22,85 persen dari 641.979 orang menjadi 788.664 orang, dan China 20,28 persen dari 196.925 orang menjadi 236.867 orang.

Demikian juga Malaysia naik 8,13 persen dari 156.946 orang menjadi 169.707 orang, Taiwan 5,69 persen dari 122.271 orang menjadi 129.226 orang dan Korea Selatan 1,56 persen dari 124.762 orang menjadi 126.702 orang.

Prancis meningkat 7,06 persen dari 104.142 orang menjadi 111.491 orang, Singapura naik 14,09 persen dari 97.429 orang menjadi 111.153 orang dan Amerika Serikat 29,86 persen dari 68.977 orang menjadi 89.573 orang.

Satu-satu negara yang warganya berkurang berlibur ke Bali adalah Jepang sebesar 25,62 persen dari 245.212 orang selama 2010 menjadi 181.385 orang.

"Mereka sebagian besar datang melalui Bandara Ngurah Rai menggunakan pesawat dan 2.329 orang melalui pelabuhan laut dengan menumpang kapal pesiar," kata Gede Suarsa.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau