Arsenal Lebih dari Sekadar RVP

Kompas.com - 15/02/2012, 05:08 WIB

MILAN, KOMPAS.com — Bek AC Milan, Thiago Silva, mengingatkan, timnya harus mewaspadai semua pemain Arsenal, tidak hanya terfokus pada Robin van Persie (RVP), saat menjamu "The Gunners" di San Siro dalam babak 16 besar Liga Champions, Rabu (15/2/2012).

Kebangkitan "Meriam London" tidak terlepas dari penampilan impresif Van Persie pada musim ini. Penyerang asal Belanda itu untuk sementara menjadi pencetak gol terbanyak di Premier League dengan mengoleksi 22 gol.

Namun, Silva menyatakan, timnya tidak boleh hanya mewaspadai Van Persie. "Arsenal adalah tim luar biasa. Kami juga harus mewaspadai setiap pemain dan bukan hanya Van Persie. Kami harus memonitor semua pemain karena mereka semua berkualitas," jelas Silva.

"Jika Anda hanya berbicara mengenai satu pemain hari ini, mungkin besok akan ada pemain lain yang bersinar. Kami harus mewaspadai semua pemain Arsenal," sambungnya.

Meski begitu, Silva mengaku akan lebih mewaspadai Thierry Henry. Menurutnya, kualitas penyerang asal Perancis itu tidak bisa diremehkan, meski usianya sudah tidak muda lagi.

"Dia pemain yang memiliki sejarah luar biasa, bukan hanya bersama Arsenal, tetapi juga dengan timnas Perancis. Kami harus berhati-hati karena di setiap pertandingan yang dimainkan, dia selalu bermain bagus. Jika Anda memberikan sedikit ruang, dia akan mencetak gol, dia punya kualitas yang tak tertandingi," bebernya.

"Arsenal memiliki skuad dengan materi pemain luar biasa. Namun, kami juga. Pertandingan nanti akan menjadi laga yang luar biasa bagi publik," lanjutnya. (FBI)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau