KENDAL, KOMPAS.com - Puluhan industri rokok rumahan yang ada di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, kini gulung tikar akibat melambungnya harga cukai rokok. Fakta itu diungkapkan Ketua Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI), Kabupaten Kendal, Mundakir, Kamis (16/2/2012).
Mundakir mengatakan, dari sekitar 25 industri rumahan yang ada di Kendal, hanya lima yang masih bertahan. "Tahun ini rencananya cukai rokok akan naik menjadi 63 persen dari 56 persen pada tahun lalu. Tentu ini sangat memberatkan home industry rokok," kata Mundakir.
Mundakir menjelaskan, matinya industri rumahan rokok akan berpengaruh kepada petani tembakau. Pasalnya, kenaikan itu berimbas langsung kepada petani. Secara otomatis, pabrik rokok akan membeli tembakau dengan harga yang rendah dari petani. "Di Kabupaten Kendal ada sekitar 300 ribu orang yang menggantungkan hidupnya pada tembakau. Sedang lahan tembakau di Kendal ada 7.000 hektar," kata Mundakir.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang