Mau Mata Sehat? Ikuti 6 Saran Ini

Kompas.com - 16/02/2012, 14:46 WIB

KOMPAS.com - Sebagai indera penglihatan, mata memiliki peran vital dalam menunjang segala macam bentuk aktivitas manusia. Tanpa mata yang sehat, Anda mungkin akan mengalami sedikit hambatan, misalnya dalam berkarier.

Banyak cara untuk menjaga agar mata tetap sehat, misalnya dengan mengonsumsi makanan bernutrisi yang baik untuk mata. Selain itu, Anda juga dapat mengikuti beberapa petunjuk di bawah ini untuk menjaga pengelihatan Anda tetap dalam kondisi optimal :

1. Pakai kacamata hitam

Sinar matahari tidak hanya merusak kulit tetapi juga mata. Jika tabir surya dapat melindungi kulit Anda dari paparan sinar matahari, maka Anda juga dapat menggunakan kacamata hitam untuk melindungi mata Anda dari sinar ultraviolet.

Paparan sinar matahari terus menerus pada mata dapat menyebabkan penyakit katarak dan degenerasi makula. Hal ini disebabkan karena sinar ultraviolet dari matahari menembus retina yang menyebabkan kerusakan mata. Ketika memilih kacamata, jangan gunakan kacamata untuk kosmetik tetapi pilihlah kacamata yang dapat memberikan perlindungan 99 persen atau 100 persen dari  sinar UV.

2. Berhenti merokok

Merokok sangat akrab hubungannya dengan perkembangan penyakit seperti paru-paru. Namun, kebiasaan merokok juga memiliki hubungan langsung dengan masalah mata. Jika Anda seorang perokok, maka Anda berada pada risiko terkena sejumlah penyakit mata termasuk katarak, degenerasi makula, sindrom mata kering, kerusakan saraf optik, dan retinotherapy bahkan diabetes.

3. Batasi konsumsi alkohol

Jika Anda gemar mengonsumsi minuman beralkohol, kemungkinan besar hal ini tidak membahayakan mata Anda. Tapi minum yang berlebihan untuk jangka waktu yang lama dapat menyebabkan kerusakan mata. Penyalahgunaan alkohol dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan degenerasi saraf optik, yang dapat mengakibatkan penurunan penglihatan, kelemahan, dan penurunan kemampuan dalam membedakan warna.

4. Kontrol tensi dan kolestrol

Tekanan darah tinggi (hipertensi) apabila tidak diobati dapat mempengaruhi penglihatan dan bahkan menyebabkan retinotherapy hipertensi. Namun kabar baiknya kondisi ini dapat dicegah dengan menjaga tekanan darah tetap normal. Selain itu,  penting juga untuk menjaga kadar kolesterol tetap sehat. Pasalnya, tingkat kolesterol tinggi dalam darah dapat menyebabkan oklusi vena retina (penyakit mata vaskular).

5. Jaga gula darah

Tingginya kadar gula darah yang tidak terkontrol dalam jangka waktu panjang dapat menyebabkan retinotherapy diabetes. Retinotherapy diabetes adalah kerusakan mata pada lapisan paling dalam dari mata, retina. Komplikasi mata lain yang berkaitan dengan diabetes meliputi: kebutaan, erosi kornea, katarak, penglihatan ganda, dan pendarahan.

6. Makanan kaya Antioksidan

Mengonsumsi makanan kaya akan antioksidan seperti bayam, kangkung, dan sawi adalah sangat baik tidak hanya untuk kesehatan mata tetapi kesehatan secara keseluruhan. Antioksidan adalah vitamin yang melindungi dan memperbaiki sel-sel dari kerusakan seperti infeksi sehingga menjaga sistem kekebalan tubuh tetap kuat. Buah dan sayuran yang berwarna-warni tinggi akan kandungan antioksidan termasuk diantaranya berry, prunes, plum, kecambah, terong, kacang, dan anggur merah.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau