Musik Membantu Mengatur Waktu Tidur Bayi

Kompas.com - 17/02/2012, 10:00 WIB

KOMPAS.com - Stimulasi musik bagi janin telah lama diketahui mampu meningkatkan kecerdasan anak. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, sebaiknya stimulasi ini sudah dilakukan selama masa trimester pertama. Pada trimester pertama ini, otak anak akan mulai dibentuk. Rangsangan dari musik akan membantu perkembangannya dengan maksimal.

Menurut  dr Tri Yuniarti, SpOG, spesialis kebidanan dan kehamilan dari RS Yadika, Jakarta, pada dasarnya semua jenis musik bisa digunakan untuk menstimulasi kecerdasan otak bayi. "Tidak hanya musik klasik saja, tapi semua musik bisa. Ini semua tergantung dari aktivitas bayinya," tukasnya dalam bincang-bincang "Rahasia Hamil Sehat agar Janin Sehat dan Cerdas" beberapa waktu lalu.

Musik klasik yang tenang akan membuat bayi menjadi lebih tenang, sementara musik yang cenderung kencang atau nge-beat membuat anak lebih aktif bergerak dalam rahim. Dalam beberapa kasus, musik klasik yang tenang membuat bayi menjadi sangat tenang dan tak bergerak sehingga membuat para ibu hamil menjadi ketakutan akan aktivitas bayi di dalam kandungan. Ketika hal ini terjadi, coba rangsang anak dengan memperdengarkan jenis musik dengan tempo yang lebih cepat.

Menurut Tri, sebenarnya janin sudah bisa mendengar dan mengingat  pada usia 24 minggu lebih. Ketika dirangsang dengan berbagai jenis musik, janin bisa mendengar dan mengikuti sesuai irama musik dan mengingatnya ketika sudah lahir. Hal inilah yang memacu daya ingat bayi menjadi semakin hebat karena sudah dilatih sejak dalam kandungan.

"Pemberian stimulasi musik ini punya banyak efek baik untuk anak ketika lahir, dan membantu mengatur jadwal tidur anak, karena mereka sudah punya 'jam malam' sendiri ketika di dalam perut dalam kondisi yang tenang," tuturnya.

Waktu yang paling baik untuk memberikan stimulasi musik untuk bayi adalah pada pagi dan malam hari. Namun agar waktu tidur anak lebih mudah diatur, buat penanda dengan memberikan jenis musik yang berbeda pada pagi dan malam hari. Pada pagi hari, sebaiknya pasang lagu-lagu yang riang dan ceria untuk membangkitkan semangat dan aktivitas anak. Kemudian, berikan musik klasik atau musik yang tenang lainnya saat anak (dan ibu) akan tidur malam. "Ini akan membantu mereka mengenali kapan mereka tidur dan bangun pagi ketika mereka sudah lahir nantinya," pungkasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau