Turis Pun Tertarik Wisata Gratis di Malang...

Kompas.com - 17/02/2012, 10:45 WIB

KOMPAS.com - Ingin pergi ke Kota Malang, Jawa Timur dengan budget terbatas atau murah meriah ala bacpakcker. Banyak lokasi wisata di Malang yang tidak perlu membayar tiket masuk alias gratis. Sebagai kota tujuan wisata denga pelayanan terbaik tahun 2011, Kota Malang memang patut dikunjungi wisatawan.

Turis dari mancanegara pun sering ikut paket becak tour dengan mengunjungi tempat wisata gratis di Malang. Wisatawan dari Eropa antara lain dari Belanda, Jerman, Perancis sering ikut paket tour naik becak mengunjungi tempat wisata gratis.

Menurut Mokhmad Anshory, Ketua Perhimpunan Pramuwisata Cabang Malang, wisatawan asing biasanya mengambil paket naik becak mengelilingi Kota Malang mengunjungi Kawasan Boulevard Jalan Ijen, Pasar Burung, Tugu Monumen Balai Kota, Pasar Tradisional  Besar, kemudian makan di Toko Oen dengan menu spesial Eropa tempo dulu. Khusus turis asing membayar ongkos becak Rp 50.000.

Anda pun wisatawan Indonesia bisa jalan-jalan sendiri dengan naik angkutan kota mengunjungi bangunan-bangunan tua di Malang yang tidak memerlukan tiket masuk. Antara lain Gereja Immanuel, Gereja Kayutangan, dan Balai Kota Malang.

Selain bangunan tua ada pula lokasi menarik lain seperti Pasar Burung, Pasar Bunga, Patung Chairil Anwar, kerajinan keramik Dinoyo, dan Museum Brawijaya  hanya membayar Rp 2.500.

Khusus Jalan Ijen pemandangannya sangat asri karena taman bunganya di tengah jalan tertata rapi dengan banyak bunga kana dan bougenvile berwarna warni. Di sepanjang trotoar untuk pejalan kaki diapit oleh pohon-pohon palem yang sangat besar dan tinggi. Banyak rumah-rumah tua juga peninggalan Belanda yang masih dirawat pemiliknya di jalan paling elite Kota Malang ini. Museum Brawijaya juga berada di Jalan Ijen.

Oleh-oleh yang bisa dibeli di Malang antara lain: keripik tempe, keripik apel, dodol apel, sari apel, cuka apel, keripik aneka buah. Di sepanjang daerah Dinoyo dan Jalan Sutoyo banyak penjual toko oleh-oleh di sepanjang jalan tersebut.

Wisata kuliner murah meriah di Malang antara lain: Bakso President, Bakso Cak Man, Cwie  Mie ayam, nasi goreng apel, jajanan pasar, nasi buk Madura, Mie Ayam Setan, dan Burger Buto yang sangat besar ukuran kepala orang.

Pergi ke Kota Malang dengan Kereta Api Mataramaja dari Stasiun Senen Jakarta cukup membayar Rp 50.000 saja untuk kereta ekonomi. Kalau dari Stasiun Gambir dengan Kereta Api Gajayana kelas eksekutif sekitar Rp 300.000. (Asita DK Suryanto,  asita@djojokoesoemo.com)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau