Budjana: Lagu untuk Bubi Chen

Kompas.com - 17/02/2012, 11:52 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com -- Gitaris I Dewa Gede Budjana (48) merupakan salah satu pemusik beda generasi yang memiliki pengalaman bermusik dengan pianis jazz legendaris Bubi Chen, yang meninggal dunia dalam usia 74 tahun di Semarang (Jawa Tengah), Kamis (16/2/20120 malam.

Dalam lagu "Souvereign Hill" dalam album solo Budjana yang berjudul Samsara (2001), sang pianis ambil bagian. "Cuma dua jam take (rekaman) di hall Melodia Musik, Surabaya," kenang Budjana ketika diwawancara melalui BlackBerry Messenger, Jumat (17/2/2012) pagi.

Budjana memiliki alasan untuk memasukkan permainan Bubi ke dalam lagu tersebut. "Merasakan dia cocok main aja," tulis Budjana. Sambungnya, lagu itu memang membutuhkan, "Style-nya Bubi."

Meskipun Budjana datang dari generasi di bawahnya, Bubi terbuka untuk bekerja sama. "Gampang banget dan enak," terang Budjana soal mengajak Bubi bekerja sama.

Lagu tersebut dibawakan ulang oleh grup Trisum dalam album kedua mereka, Five in One, yang dirilis pada 2011. Versi Trisum, yang terdiri dari trio gitaris Budjana, I Wayan Balawan, dan Tohpati, serta Indro Hardjodikoro (bas) dan Echa Soemantri (drum), lagu itu tanpa permainan piano. "Lagu itu aku ganti judulnya jadi 'Bubi's," cerita Budjana, yang belum lama ini merilis album solonya yang berjudul Dawai in Paradise.

"Bubi's" dipersembahkan untuk Bubi. Gagasan itu muncul sesudah Budjana bertemu dan terakhir kali dan berbincang-bincang dengan Bubi di Semarang pada 2010. "Setelah ketemu di Semarang itu, aku pikir lagu itu bagus didedikasikan buat dia," kenang Budjana lagi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau