BANDAR LAMPUNG, KOMPAS.com- Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum meminta para pihak menghormati proses persidangan yang tengah berjalan dalam kasus korupsi Wisma Atlet.
"Hal-hal terkait di persidangan itu kan proses hukum, sebaiknya tidak banyak dikomentari dulu. Komentar-komentar di luar itu kan bisa memunculkan opini-opini. Sementara opini acapkali tidak menggambarkan proses hukum yang adil. Jadi, biarkan proses hukum berjalan secara adil dan transparan sesuai kaedah-kaedah hukum," tuturnya, Jumat (17/2/2012) di Bandar Lampung.
Ia mengatakan ini terkait keterangan Angelina Sondakh di persidangan dengan terdakwa Nazaruddin yang dinilai sejumah pihak banyak bantahan atau berbohong.
"Angelina Sondakh itu kan statusnya saksi dengan Nazaruddin sebagai terdakwa. Jadi, dia bukan tersangka atau terdakwa di persidangan itu. Kita tempatkan secara proporsional lah. Persidangan jangan banyak dikomentari," katanya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang