Pelecehan seksual

Melecehkan 11 Pengikutnya, Habib "H" Dilaporkan

Kompas.com - 17/02/2012, 17:49 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Habib H (39), seorang tokoh agama dari salah satu kelompok pengajian, dilaporkan melakukan pelecehan seksual terhadap 11 pengikutnya, yang semuanya adalah laki-laki. Sebanyak tujuh korban di antaranya saat itu masih di bawah umur.

Para korban pun akhirnya melaporkan Habib H pada bulan Desember 2011 lalu ke Polda Metro Jaya. Kini, pihak kepolisian sudah memeriksa semua korban yang mengaku dilecehkan secara seksual dengan berbagai cara dengan modus pengobatan.

"Sudah kami dalami kasus ini serta memanggil pelapor dan beberapa orang dalam kaitannya dengan kejadian itu. Kami sekarang memeriksa para korban secara psikologis, pada orang-orang yang alami pelecehan," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto, Jumat (17/2/2012) di Mapolda Metro Jaya.

Selain itu, penyidik juga tengah menghimpun barang bukti lewat teknologi IT.

"Kami coba jaring dari IT lewat komunikasi dan keterangan ahli dalam kaitan penggunaan komunikasi tertentu atau bahasa tertentu sehingga apa yang terjadi bisa dikatakan pelecehan," kata Rikwanto.

Rikwanto mengatakan, awalnya hanya satu pelapor yang mengadukan kasus ini ke polisi. Namun, ada 10 orang lainnya yang ternyata juga merasakan hal serupa.

Aksi pencabulan sang habib diduga sudah berlangsung dari tahun 2006 hingga 2011. Kendati sudah banyak korban bersaksi, Rikwanto mengakui bahwa aparat kepolisian belum memanggil Habib H.

"Terlapor belum diperiksa karena kami perlu himpun dulu bukti yang kuat, baru yang bersangkutan kami panggil. Bahasa pelecehan ini masih perlu disamakan. Dia bilangnya diobati, tapi korban merasa dilecehkan," tandas Rikwanto.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau