Piala thomas

Tommy Kalah, Tim Thomas Indonesia Tersingkir

Kompas.com - 17/02/2012, 19:59 WIB

MAKAU, KOMPAS.com — Tim bulu tangkis putra Indonesia gagal melangkah ke final kualifikasi Piala Thomas Zona Asia setelah ditaklukkan China, 0-3, di babak semifinal, Jumat (17/2/2012). Kegagalan itu ditentukan oleh kekalahan tunggal kedua Indonesia, Tommy Sugiarto, di tangan Chen Jin.

Tommy yang sebelumnya menjadi pahlawan kemenangan tim Thomas di babak perempat final melawan Korea Selatan kalah dua gim langsung 14-21, 8-21. Dengan demikian, Tommy tak pernah menang melawan Chen Jin dalam empat pertemuan mereka.

Pada gim pertama, pemain peringkat ke-17 dunia itu tak kuasa menghadapi smes lawannya yang berperingkat ke-5 dunia. Tommy langsung tertinggal 0-5. Setelah itu ia berusaha mengejar dan menyamakan skor menjadi 7-7. Sayangnya, ia kehilangan empat angka berturut-turut dan tak lagi bisa menambah angka pada kedudukan 14-16.

Tommy lagi-lagi tak kuasa menghadapi hunjaman smes dari Chen Jin di gim kedua. Setelah kedudukan 1-1, putra mantan pebulu tangkis Icuk Sugiarto itu tertinggal 3-10. Tommy akhirnya menyerah dalam waktu 45 menit.

Kegagalan juga dialami pemain tunggal Taufik Hidayat di partai pertama. Taufik menyerah dua gim langsung, 13-21, 8-21, kepada Chen Long. Di partai kedua, ganda putra Mohammad Ahsan/Bona Septano juga kalah dua gim langsung di tangan Chai Biao/GuoZhendong dengan skor 17-21,12-21.

Dengan kegagalan ini, Indonesia gagal melangkah babak final kualifikasi. Meskipun demikian, pasukan "Merah-putih" tetap mendapat jatah tampil di putaran final pada bulan Mei mendatang di Wuhan, China, karena empat tim yang melangkah ke semifinal kualifikasi ini secara otomatis mendapat tiket menuju ke sana.

Adapun di final kualifikasi ini, China akan bertemu dengan Jepang. "Negeri Matahari Terbit" ini maju ke partai puncak setelah menang 3-0 atas Malaysia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau