Afriyani Lakukan 12 Adegan dalam Rekonstruksi

Kompas.com - 18/02/2012, 10:30 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Afriyani Susanti (29) dengan menggunakan baju tahanan memeragakan bagaimana saat ia mengendarai kendaraan sampai akhirnya menabrak 12 orang yang tengah berdiri di sekitar Halte Tugu Tani, Jl Ridwan Rais, Jakarta Pusat.

Afriyani sebagai tersangka kecelakaan maut tersebut memperagakan adegan dari mulai dirinya membawa kendaraan dari traffic light depan Puspom sampai menabrak orang dan kendaraannya berhenti.

"Kita telah melaksanakan rekonstruksi ini. Ada 12 adegan, setiap adegan ada beberapa kegiatan," kata Kepala Subdit Gakum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, AKBP Sudarmanto di Halte Tugu Tani, Jakarta Pusat, Sabtu (18/2/2012).

Sudarmanto pun menjelaskan bahwa saksi dan pelaku dalam rekonstruksi ulang ini asli.

"Ada sepuluh orang saksi termasuk tiga orang yang berada di kendaraan (Xenia maut)," ucapnya.

Sejumlah masyarakat pun tampak penasaran menonton rekonstruksi kecelakaan yang memakan korban jiwa sembilan orang dan tiga lainnya luka-luka.

Widianti yang melihat rekonstruksi tersebut mengaku dirinya merasa penasaran dengan kejadian maut tersebut. Ia sengaja memarkirkan motornya dan menonton rekonstruksi.

"Saya penasaran, makanya sayan nonton," ucapnya. (Adi Suhendi)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau