Peluang menang dari Hongkong cukup terbuka. Hongkong di luar dugaan mengubah formasi pemain terbaiknya. Dari lima nomor yang dipertandingkan, setidaknya peluang terbaik ada di tunggal serta ganda kedua. Pada partai pertama, Adriyanti Firdasari akan menghadapi pemain peringkat ke-107 dunia, Chang Hung Yung. Formasi Hongkong di tunggal pertama ini cukup mengejutkan karena mereka sebenarnya punya Yip Pui Yin yang berperingkat jauh lebih baik, dan pernah mengalahkan Firda.
”Saya belum pernah bertemu dia (Chang Hung Yung). Untuk pertandingan nanti, saya tetap berjuang menang. Sejauh ini, saya merasa masih main cukup nyaman,” kata Firda, yang sudah tampil lima kali berturut-turut dalam lima hari.
Di tunggal kedua, Maria Febe akan menghadapi pemain peringkat ke-114 dunia, Mong Kwan Yi. Secara peringkat, Febe masih lebih baik dari lawannya ini. Namun, Febe perlu waspada karena belum pernah menghadapi pemain ini. Peluang menang di tunggal ketiga, melalui Lindaweni Fanetri, juga terbuka saat menghadapi pemain peringkat ke-227, Cheung Ngan Yi.
Di ganda, pasangan Greysia Polii/Meiliana Jauhari akan menghadapi pasangan peringkat ke-12 dunia, Poon Lok Yan/Tse Ying Suet. Sementara Anneke Feinya/Nitya Krishinda melawan pasangan peringkat ke-183 dunia, Chan Hung Yung/Mong Kwan.
Sebenarnya andai Indonesia kalah dari Hongkong, peluang menempati urutan teratas play off masih ada. Ini karena sampai Sabtu hanya Indonesia yang belum terkalahkan. Pesaing lainnya sudah pernah kalah. Hongkong yang pada Jumat mengalahkan Malaysia 3-2, Sabtu kemarin, justru kalah 2-3 dari Singapura yang sehari sebelumnya dipukul Indonesia 5-0.
”Kalau dari hitung-hitungan poin, kalah 2-3 pun kita masih menjadi yang terbaik. Akan tetapi, untuk amannya, kita lebih baik tetap berjuang untuk menang lawan Hongkong sehingga nasib kita tidak bergantung lagi dari hasil tim lain,” kata Wakil Manajer Yacob Rusdianto.
Jika di laga terakhir Indonesia bisa mengatasi Hongkong, maka tinggal menunggu hasil akhir kualifikasi Zona Eropa. Total poin peringkat pemain Indonesia akan dibandingkan dengan tim peringkat empat di Zona Eropa. Jika lebih baik, maka Indonesia yang dapat tiket.
Pada laga Sabtu kemarin, Indonesia di luar dugaan bisa menaklukkan Malaysia dengan kemenangan telak 5-0. Sebelumnya, tim Indonesia memprediksi bakal mendapat perlawanan ketat dari Malaysia, terutama dari sektor ganda.
Keunggulan Indonesia diawali kemenangan Adriyanti Firdasari yang mengalahkan Lidya Cheah 21-7, 21-13. Greysia Polii/Meiliana Jauhari lalu menumbangkan Vivian Hoo/Woon Khe Wei 21-15, 18-21, 21-15. Maria Febe Kusumastuti memastikan kemenangan Indonesia dengan mengalahkan Sannatasah Saniru 21-13, 21-18. Anneke Feinya/Nitya Krishinda dan Lindaweni menggenapkan keunggulan menjadi 5-0.
Gelar juara babak kualifikasi Zona Asia di luar dugaan direbut Jepang yang unggul 3-2 atas tim kuat China, Sabtu malam. Kemenangan Jepang ditentukan tunggal ketiga Minatsu Mitani yang menang 21-19, 21-14 atas Wang Lin. Dua poin Jepang sebelumnya sumbangan Eriko Hirose dan ganda Mami Naito/Shizuka Matsuo.