Selangkah Lagi Raih Tiket

Kompas.com - 19/02/2012, 05:58 WIB

Makau, Kompas - Tim Uber Indonesia selangkah lagi meraih tiket ke putaran final Piala Uber setelah mengalahkan Malaysia 5-0, di laga kedua play off kualifikasi Zona Asia, Sabtu (18/2). Untuk memastikan tiket, Indonesia yang sehari sebelumnya juga menang telak 5-0 atas Singapura harus menundukkan Hongkong pada laga terakhir play off, Minggu (19/2).

Peluang menang dari Hongkong cukup terbuka. Hongkong di luar dugaan mengubah formasi pemain terbaiknya. Dari lima nomor yang dipertandingkan, setidaknya peluang terbaik ada di tunggal serta ganda kedua. Pada partai pertama, Adriyanti Firdasari akan menghadapi pemain peringkat ke-107 dunia, Chang Hung Yung. Formasi Hongkong di tunggal pertama ini cukup mengejutkan karena mereka sebenarnya punya Yip Pui Yin yang berperingkat jauh lebih baik, dan pernah mengalahkan Firda.

”Saya belum pernah bertemu dia (Chang Hung Yung). Untuk pertandingan nanti, saya tetap berjuang menang. Sejauh ini, saya merasa masih main cukup nyaman,” kata Firda, yang sudah tampil lima kali berturut-turut dalam lima hari.

Di tunggal kedua, Maria Febe akan menghadapi pemain peringkat ke-114 dunia, Mong Kwan Yi. Secara peringkat, Febe masih lebih baik dari lawannya ini. Namun, Febe perlu waspada karena belum pernah menghadapi pemain ini. Peluang menang di tunggal ketiga, melalui Lindaweni Fanetri, juga terbuka saat menghadapi pemain peringkat ke-227, Cheung Ngan Yi.

Di ganda, pasangan Greysia Polii/Meiliana Jauhari akan menghadapi pasangan peringkat ke-12 dunia, Poon Lok Yan/Tse Ying Suet. Sementara Anneke Feinya/Nitya Krishinda melawan pasangan peringkat ke-183 dunia, Chan Hung Yung/Mong Kwan.

Sebenarnya andai Indonesia kalah dari Hongkong, peluang menempati urutan teratas play off masih ada. Ini karena sampai Sabtu hanya Indonesia yang belum terkalahkan. Pesaing lainnya sudah pernah kalah. Hongkong yang pada Jumat mengalahkan Malaysia 3-2, Sabtu kemarin, justru kalah 2-3 dari Singapura yang sehari sebelumnya dipukul Indonesia 5-0.

”Kalau dari hitung-hitungan poin, kalah 2-3 pun kita masih menjadi yang terbaik. Akan tetapi, untuk amannya, kita lebih baik tetap berjuang untuk menang lawan Hongkong sehingga nasib kita tidak bergantung lagi dari hasil tim lain,” kata Wakil Manajer Yacob Rusdianto.

Jika di laga terakhir Indonesia bisa mengatasi Hongkong, maka tinggal menunggu hasil akhir kualifikasi Zona Eropa. Total poin peringkat pemain Indonesia akan dibandingkan dengan tim peringkat empat di Zona Eropa. Jika lebih baik, maka Indonesia yang dapat tiket.

Pada laga Sabtu kemarin, Indonesia di luar dugaan bisa menaklukkan Malaysia dengan kemenangan telak 5-0. Sebelumnya, tim Indonesia memprediksi bakal mendapat perlawanan ketat dari Malaysia, terutama dari sektor ganda.

Keunggulan Indonesia diawali kemenangan Adriyanti Firdasari yang mengalahkan Lidya Cheah 21-7, 21-13. Greysia Polii/Meiliana Jauhari lalu menumbangkan Vivian Hoo/Woon Khe Wei 21-15, 18-21, 21-15. Maria Febe Kusumastuti memastikan kemenangan Indonesia dengan mengalahkan Sannatasah Saniru 21-13, 21-18. Anneke Feinya/Nitya Krishinda dan Lindaweni menggenapkan keunggulan menjadi 5-0.

Jepang juara

Gelar juara babak kualifikasi Zona Asia di luar dugaan direbut Jepang yang unggul 3-2 atas tim kuat China, Sabtu malam. Kemenangan Jepang ditentukan tunggal ketiga Minatsu Mitani yang menang 21-19, 21-14 atas Wang Lin. Dua poin Jepang sebelumnya sumbangan Eriko Hirose dan ganda Mami Naito/Shizuka Matsuo.

(Gatot Widakdo dari Makau)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau