PKS Tak Permasalahkan Pernyataan Umar

Kompas.com - 20/02/2012, 11:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Fraksi Partai Keadilan Sejahtera tidak akan mempermasalahkan pernyataan Umar Arsal, politisi Partai Demokrat, yang mengaitkan PKS dengan dana pemenangan Anas Urbaningrum sebagai Ketua Umum Partai Demokrat ketika kongres di Bandung tahun 2010.

”Enggak, biarlah seperti angin lalu,” kata Nasir Djamil, salah satu Ketua DPP PKS di Kompleks DPR, Jakarta, Senin (21/2/2012), ketika ditanya apakah PKS akan menindaklanjuti pernyataan Umar.

Sebelumnya, Umar, yang menjadi ketua tim pemenangan Anas di wilayah Sulawesi, membantah bahwa dana pemenangan Anas berasal dari Permai Grup seperti yang dikatakan Nazaruddin, mantan Bendahara Umum Partai Demokrat. Menurut dia, dana itu didapat dari berbagai pihak, termasuk bantuan dari kader Golkar dan PKS.

Nasir mengatakan, ia sudah meminta penjelasan kepada Umar. Kepada Nasir, Umar mengaku tak bermaksud mengakitkan PKS. Namun, kata dia, kebetulan orang yang membantu itu adalah alumnus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang berada di PKS.

”Dia (Umar) bilang individu di PKS. Bukan karena PKS. Kebetulan alumnus HMI ada di PKS. Maksud dia, Anas itu didukung banyak pihak,” ucap Nasir.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau