Kisah sukses belajar (1)

Donna: Bertanggung Jawab pada Diri Sendiri

Kompas.com - 22/02/2012, 08:27 WIB

KOMPAS.com - Seperti diberitakan kemarin, tiga mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada diwisuda dengan nilai indeks prestasi kumulatif (IPK) 4,00 atau sempurna. Mereka adalah Donna Adelia (angkatan 2008), Laras Susanti (2007), dan Fani Phisca P (2008).

Berikut ini adalah cerita di balik kesuksesan Donna seperti disampaikan Kepala Humas FH UGM Satria AN kepada Kompas, Selasa (21/2/2012).

"Bekerja keraslah dengan posisi sekarang yang kau miliki. Jadilah yang terbaik, karena yang terbaik itulah yang akan selalu dikenang. Jangan lupa pula untuk berbagi dengan orang-orang di sekitar kita dengan apa yang kita peroleh."

Kata-kata ini muncul dari Donna Ardelia saat ditanya mengenai kiat sukses belajarnya selama 3 tahun 4 bulan di FH UGM.

Lebih lanjut gadis kelahiran Bandar Lampung, 14 Juli 1990 itu menyatakan bahwa dirinya tidak berbeda dengan mahasiswa lain. Sehari-hari ia sibuk di kampus di Badan Penerbitan Pers Mahasiswa Mahkamah Fakultas Hukum.

Hanya, ada satu hal yang selalu dia pegang teguh, yaitu selalu membuat skala prioritas antara belajar dan kegiatan lain di luar kampus seperti di organisasi. “Jujur saya selalu membuat skala prioritas untuk tugas dan kegiatan harian biar bisa berjalan lancar," katanya.

Di samping itu ia juga selalu menekankan rasa tanggung jawab atas diri sendiri.

Hal lain yang mungkin berbeda dengan kebiasaan mahasiswa pada umumnya adalah belajar dari waktu larut malam hingga dini hari ketika menghadapi ujian. Sebab, belajar waktu malam itu bisa lebih fokus.

Nilai sempurna pada semester awal juga memacunya untuk terus berprestasi. "Itu starting point yang bagus, sehingga harus saya pertahankan,” katanya.

Mengidolakan ayah

Kecintaannya pada ilmu hukum sudah disadarinya sejak SMA. Dia sering mengikuti berbagai kompetisi seperti lomba menulis artikel hingga lomba debat.

“Saya mengidolakan ayah yang banyak berkecimpung di dunia humas, sehingga banyak berinteraksi dengan orang banyak. Nah, saya rasa waktu itu dengan masuk Fakultas Hukum bisa mencontoh ayah,” katanya.

Gadis yang justru tertarik bekerja di perusahaan multinasional ini bersyukur atas prestasi akademik yang diperolehnya. Apa yang selama ini telah diperjuangkan orangtuanya tidak sia-sia.

Meskipun demikian, Donna tidak berhenti sampai di sini untuk terus mengembangkan diri agar lebih baik lagi. “Jangan puas sampai di sini. Ini mungkin awal yang baik tapi saya akan terus mengembangkan diri lagi agar lebih baik,” ujar anak ke-2 dari 3 bersaudara ini.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau